Profil Lord Tariq Ahmad, Menteri Inggris yang Nekat Sholat di Masjid Al-Aqsa Meski Dihadang Tentara Zionis
Senin, 16 Januari 2023 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Tariq juga menjadi perwakilan khusus Perdana Menteri Inggris untuk pencegahan kekerasan seksual dalam konflik. Dalam riwayatnya, dia menduduki posisi tersebut sejak Juni 2017.
Dalam riwayat pendidikannya, Tariq Ahmad pernah meniti ilmu di Rutlish School, London South Bank University, hingga Institute of Financial Services.
Beralih ke kariernya, dia pernah menghabiskan sekitar 20 tahun untuk bekerja di bidang perbankan dan keuangan, termasuk di antaranya adalah NatWest Group.
Kemudian, dia juga pernah menjadi Wakil Presiden dan Direktur Pemasaran Alliance Bernstein serta Direktur Strategi dan Pemasaran di Sucden Financial.
Sementara untuk karier politiknya, Lord Tariq Ahmad pernah menjadi Anggota Dewan dan Anggota Kabinet di London Borough of Merton (2002-2012), Vice Chairman Partai Konservatif (2008-2012), Communities & Local Government Minister (2014-2015), serta Menteri Perhubungan, Keterampilan & Keamanan Penerbangan (2015-2016).
Pada periode 2016-2017, dia juga pernah menduduki jabatan Menteri Aviation & Trade, Departemen Perhubungan.
Dalam riwayat pendidikannya, Tariq Ahmad pernah meniti ilmu di Rutlish School, London South Bank University, hingga Institute of Financial Services.
Beralih ke kariernya, dia pernah menghabiskan sekitar 20 tahun untuk bekerja di bidang perbankan dan keuangan, termasuk di antaranya adalah NatWest Group.
Kemudian, dia juga pernah menjadi Wakil Presiden dan Direktur Pemasaran Alliance Bernstein serta Direktur Strategi dan Pemasaran di Sucden Financial.
Sementara untuk karier politiknya, Lord Tariq Ahmad pernah menjadi Anggota Dewan dan Anggota Kabinet di London Borough of Merton (2002-2012), Vice Chairman Partai Konservatif (2008-2012), Communities & Local Government Minister (2014-2015), serta Menteri Perhubungan, Keterampilan & Keamanan Penerbangan (2015-2016).
Pada periode 2016-2017, dia juga pernah menduduki jabatan Menteri Aviation & Trade, Departemen Perhubungan.
Lihat Juga :