Viral! Penumpang Live Facebook Detik-detik Yeti Airlines Jatuh di Nepal, 68 Tewas

Senin, 16 Januari 2023 - 07:57 WIB
loading...
Viral! Penumpang Live...
Penumpang Yeti Airlines melakukan live Facebook saat detik-detik terakhir pesawat itu jatuh di Nepal pada Minggu (15/1/2023). Dia bagian dari 68 orang yang tewas. Foto/Screenshot video NDTV
A A A
KATHMANDU - Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan seorang penumpang melakukan siaran langsung (live) Facebook dari dalam Yeti Airlines pada detik-detik terakhir pesawat itu jatuh di Nepal , Minggu.

Pesawat bermesin ganda ATR 72 dari Kathmandu—yang membawa 72 orang—jatuh tak lama sebelum mendarat di Pokhara, tujuan wisata utama di negara Himalaya itu. Sebanyak 68 orang tewas.

Sebuah ponsel yang ditemukan dari reruntuhan penerbangan Yeti Airlines yang jatuh diduga telah mengabadikan momen terakhir penerbangan tersebut.

Baca juga: Breaking News-Pesawat Jatuh di Nepal, 16 Penumpang Tewas

Video live Facebook yang telah viral dimulai dengan bidikan penumpang yang duduk di dalam pesawat dan pemandangan kota di bawahnya yang terlihat dari jendela saat pesawat berputar-putar sebelum mendarat. Tiba-tiba ada ledakan dan tayangan video itu menjadi kocar-kacir. Beberapa detik terakhir menunjukkan api yang mengerikan di luar jendela dan tangisan penumpang yang putus asa terdengar.

Kendati demikian otoritas berwenang belum memverifikasi keaslian video tersebut.

Video lain yang diambil dari darat menggambarkan penerbangan saat hendak mendarat. Pesawat tiba-tiba miring ke kiri, terbalik dan kemudian meledak menjadi bola api.

Ada lima penumpang India di dalamnya, semuanya berasal dari Ghazipur di Uttar Pradesh. Salah satunya, Sonu Jaiswal, yang rupanya melakukan live Facebook sesaat sebelum pesawat jatuh. Dia termasuk di antara 68 korban tewas. Video yang sama ditemukan di akun Facebook-nya, yang belum bisa diverifikasi.

Baca juga: 68 Penumpang Yeti Airlines yang Jatuh di Nepal Dipastikan Tewas

Abhishek Pratap Shah, mantan anggota Parlemen Nepal yang juga anggota Komite Pusat Kongres Nepal, yang mengirimkan rekaman video tersebut, mengatakan kepada NDTV bahwa dia menerima rekaman tersebut dari seorang teman.

"Itu dikirim oleh salah satu teman saya yang menerimanya dari personel polisi. Ini adalah rekor nyata. Ini adalah video hari ini saat penerbangan akan mendarat," kata Shah kepada NDTV, yang dilansir Senin (16/1/2023).

Pekerjaan penyelamatan diperkirakan akan dilanjutkan hari ini dan pencarian kotak hitam pesawat sedang dilakukan, yang diharapkan dapat menjelaskan alasan kecelakaan itu.

Pokhara hanya berjarak 25 menit penerbangan dari Kathmandu, Ibu Kota Nepal.

Sektor penerbangan di Nepal telah menyaksikan beberapa kecelakaan pesawat akhir-akhir ini dan ada kekhawatiran tentang keselamatan dan pelatihan staf penerbangan.

Sejak 2013, Uni Eropa telah memasukkan Nepal ke dalam daftar hitam keselamatan penerbangan. Semua penerbangan dari Nepal telah dilarang di wilayah udara Uni Eropa setelah Organisasi Penerbangan Sipil Internasional menandai masalah keamanan.

"Pesawat ini adalah yang terbaik dari yang kami miliki di Nepal dan semua maskapai terkemuka telah mengoperasikan pesawat yang sama," kata Shah.

Menunjuk bahwa Pokhara adalah pusat wisata, dia mengatakan: "Negara perlu meningkatkan sistem penerbangan kami, pesawat kami, sistem informasi, juga pilot," katanya.

“Ini adalah waktu yang serius bagi Nepal. Saya pikir pemerintah saat ini serius dalam hal ini,” imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved