2 Sekolah di Inggris Larang Siswa Lakukan Semua Bentuk Kontak Fisik

Sabtu, 14 Januari 2023 - 18:06 WIB
loading...
2 Sekolah di Inggris...
Sekolah Menengah Southchurch mengatakan ada pengecualian untuk aturan itu saat pelajaran seni pertunjukan dan olahraga. Foto/google
A A A
LONDON - Dua sekolah Inggris mengumumkan pekan ini bahwa mereka akan melarang semua bentuk kontak fisik antara siswa.

Sekolah itu dengan tegas melarang “berpegangan tangan”, “berpelukan”, dan membentuk hubungan romantis.

Orang tua mengadu ke media lokal, tetapi satu sekolah berpendapat, “Apa pun bisa terjadi jika anak-anak diizinkan bersosialisasi secara normal.”

Hylands School di Chelmsford dan Southchurch High School di Southend mengumumkan kebijakan itu pekan ini.

Baca juga: Profil Brigade Al-Ridwan, Pasukan Khusus Hizbullah yang Siap Remuk Israel dari Dalam

Dalam surat kepada orang tua, asisten kepala sekolah Hylands Catherine McMillan mengatakan, “Sekolahnya tidak akan lagi menoleransi kontak fisik apa pun dalam komunitas kami."

Kebijakan itu dilaporkan EssexLive pada Selasa (10/1/2023).

“Ini termasuk kontak fisik yang agresif, berpelukan, berpegangan tangan, menampar seseorang, dan lain-lain," papar McMillan.

Baca juga: Rusia: Akhir Konflik Ukraina Hanya setelah Tujuan Moskow Tercapai

Dia menambahkan, "Ini untuk menjaga keamanan anak Anda. Jika anak Anda menyentuh orang lain, apakah mereka setuju atau tidak, apa pun bisa terjadi. Itu bisa menyebabkan cedera, membuat seseorang merasa sangat tidak nyaman, atau seseorang disentuh secara tidak tepat.”

Wakil kepala sekolah secara khusus menunjukkan "hubungan romantis" akan dilarang di Hyland School, dan pelanggaran aturan baru apa pun akan mengakibatkan "hilangnya hak istimewa" bagi anak yang melanggar.

Dalam surat serupa kepada para orang tua, wakil kepala sekolah Southchurch, Murray mengatakan, "Siswa tidak diperbolehkan menyentuh satu sama lain saat berada di lokasi."

BBC melaporkan, “Seorang juru bicara sekolah mengklaim larangan tersebut mendorong siswa berperilaku sopan dan penuh perhatian setiap saat."

Berbicara kepada EssexLive, salah satu orang tua Hyland menggambarkan kebijakan tersebut sebagai "kejam".

“Saya memiliki seorang putri dan dia serta teman-temannya saling menyapa dengan pelukan, tetapi jika mereka melakukan itu sekarang, mereka (akan) dimasukkan ke dalam isolasi,” ujar orang tua tersebut.

“Ada protes besar dari orang tua lain. Setelah pandemi, di mana semua orang kelaparan akan kontak manusia, Anda sekarang mengatur semuanya kembali. Itu juga tidak akan membantu kesehatan mental siswa," pungkas dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
2 Alasan Hamas Sudah...
2 Alasan Hamas Sudah Memiliki Kendali Penuh di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved