Kazakhstan Cabut Kekebalan Hukum Keluarga Mantan Presiden

Sabtu, 14 Januari 2023 - 07:32 WIB
loading...
Kazakhstan Cabut Kekebalan...
Kazakhstan cabut kekebalan hukum keluarga mantan presiden Nursultan Nazarbayev. Foto/The Atlantic
A A A
ASTANA - Parlemen Kazakhstan mencabut undang-undang yang memberikan kekebalan keluarga dekat mantan presiden Nursultan Nazarbayev dari penuntutan, dan mencabut statusnya sebagai pemimpin negara.

Nazarbayev (82) memimpin negara Asia Tengah yang kaya minyak itu antara 1989-2019, dan menciptakan kultus kepribadian selama tiga dekade kepemimpinannya. Dia awalnya mempertahankan kekuatan besar ketika dia mengundurkan diri dan menominasikan sekutu dekat Kassym-Jomart Tokayev sebagai penerus.

Namun kedua politisi itu tampaknya berselisih awal tahun lalu di tengah aksi protes keras di seluruh bekas republik Soviet itu yang menurut Tokayev adalah bagian dari percobaan kudeta. Sebanyak 238 orang tewas saat pengunjuk rasa, yang merebut dan membakar gedung-gedung pemerintah di beberapa kota, bentrok dengan aparat keamanan.

Baca: Presiden Kazakhstan Masuk Daftar Target Pembunuhan Ukraina

Tokayev kemudian mengambil alih posisi Nazarbayev sebagai kepala dewan keamanan yang kuat. Setelah kekerasan berakhir, ia mengawasi pemecatan sejumlah kerabat dan afiliasi Nazarbayev dari posisi senior di sektor publik.

Beberapa dari mereka, seperti keponakan Nazarbayev, Kairat Satybaldy, telah ditahan dan didakwa menggelapkan dana negara atau perusahaan yang dikendalikan negara.

Bagaimanapun, kerabat terdekat mantan presiden itu sampai sekarang menikmati kekebalan hukum berkat undang-undang yang juga memberinya gelar Yelbasy, atau pemimpin nasional, dan memberinya tunjangan serta keamanan dengan mengorbankan negara.

Baca: Kazakhstan Ubah Nama Ibu Kota, Masa Jabatan Presiden Dibatasi

Mengutip "transformasi politik" yang diluncurkan oleh Tokayev dan didukung oleh reformasi konstitusional tahun lalu, anggota parlemen pada hari Jumat memilih untuk mencabut undang-undang tersebut, sebuah langkah yang akan memungkinkan negara, misalnya, untuk membekukan aset anggota keluarga Nazarbayev jika mereka dicurigai melakukan kejahatan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (14/1/2023).

Nazarbayev sendiri, bagaimanapun, akan mempertahankan kekebalan terhadap penuntutan yang diatur oleh konstitusi.

Tiga putri mantan presiden itu memiliki berbagai bisnis dan salah satunya, Dinara Kulibayeva, secara konsisten masuk dalam peringkat majalah Forbes sebagai salah satu orang terkaya di Kazakhstan, bersama dengan suaminya Timur Kulibayev.

Baca: Korban Tewas Kerusuhan Berdarah di Kazakhstan Jadi 225
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Gara-gara Puisi, Editor...
Gara-gara Puisi, Editor Bahasa Kazakh Divonis 6,5 Tahun Penjara di Xinjiang
Drone Serang Kapal Tanker...
Drone Serang Kapal Tanker Kazakhstan dalam Perjalanan ke Pelabuhan Rusia
Protes Memanas di Iran,...
Protes Memanas di Iran, Pemerintahan Khamenei Kewalahan Hadapi Gejolak
Pasutri Ini Menang Rp13...
Pasutri Ini Menang Rp13 Miliar di Kasino Australia Berkat Kamera Mungil di Kaus Mickey Mouse
Abaikan Palestina, Kazakhstan...
Abaikan Palestina, Kazakhstan Gabung dengan Perjanjian Abraham
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Profil Djamari Chaniago,...
Profil Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad yang Dilantik Jadi Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved