Mengenal Alireza Akbari, Mantan Pejabat Iran yang Diduga Mata-Mata Inggris
Jum'at, 13 Januari 2023 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris James Cleverly mengatakan vonis mati tersebut sebagai tindakan yang bermotif politik.
Cleverly juga mengatakan Iran harus segera menghentikan eksekusi warga Inggris-Iran, Alireza Akbari, serta segera membebaskannya.
Tindakan tersebut menurutnya adalah tindakan bermotif politik oleh rezim barbar yang sama sekali mengabaikan kehidupan manusia.
Istri Alireza Akbari, Maryam, mengatakan pada Rabu (11/1/2023), sang suami telah dibawa ke sel isolasi. Keluarga pun telah diberitahu bahwa kunjungan yang dilakukan adalah kunjungan yang terakhir.
Diketahui, Alireza Akbari menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan di era Mohammad Khatam, Presiden Iran periode 1997-2005.
Ia juga berperan dalam gencatan senjata antara Iran dan Irak pada 1988. Alireza Akbari tinggal di Inggris selama lebih dari 10 tahun.
Cleverly juga mengatakan Iran harus segera menghentikan eksekusi warga Inggris-Iran, Alireza Akbari, serta segera membebaskannya.
Tindakan tersebut menurutnya adalah tindakan bermotif politik oleh rezim barbar yang sama sekali mengabaikan kehidupan manusia.
Istri Alireza Akbari, Maryam, mengatakan pada Rabu (11/1/2023), sang suami telah dibawa ke sel isolasi. Keluarga pun telah diberitahu bahwa kunjungan yang dilakukan adalah kunjungan yang terakhir.
Diketahui, Alireza Akbari menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan di era Mohammad Khatam, Presiden Iran periode 1997-2005.
Ia juga berperan dalam gencatan senjata antara Iran dan Irak pada 1988. Alireza Akbari tinggal di Inggris selama lebih dari 10 tahun.
Lihat Juga :