Sambangi Palestina, Menteri Inggris Sholat Dhuha di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 13 Januari 2023 - 14:30 WIB
loading...
Sambangi Palestina,...
Menteri Inggris untuk Timur Tengah, Tarik Ahmad, melakukan sholat Dhuha di Masjid al-Aqsa. Foto/Anadolu
A A A
YERUSALEM - Menteri Inggris untuk Timur Tengah, Tarik Ahmad, menegaskan dukungan tidak tergoyahkan Inggris untuk Perwalian Yordania atas Situs Suci Yerusalem dan untuk status quo.

Menteri Inggris itu saat ini tengah mengunjungi Israel dan wilayah Palestina yang diduduki.

Pada Kamis pagi waktu setempat, Tarik Ahmad mengunjungi situs suci Muslim Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem. Ia pun bertemu dengan pejabat Palestina dari Departemen Awqaf Muslim, yang mengelola situs suci tersebut.

"Dia berkeliling ke seluruh tempat dan sholat Duha," kata Sheikh Omar Kiswani seperti dikutip dari The New Arab, Jumat (13/1/2023).

Syekh Azzam al-Khatib dan Syekh Omar Kiswani mendampingi menteri Inggris selama kunjungannya ke Masjid al-Aqsa.

Baca: Kutuk Kunjungan Menteri Israel ke Al-Aqsa, BKSAP DPR: Ini Provokatif, Intimidatif

“Kami berharap kunjungan (menteri) positif menjaga status quo,” tambah Sheikh Kiswani.

Tarik Ahmad sendiri membagikan pengalamannya menjalankan sholat dhuha di Masjid al-Aqsa di akun Twitternya.

"Suatu kehormatan dan hak istimewa untuk menghabiskan waktu di Masjid al-Aqsa yang suci pagi ini dengan Direktur Departemen Wakaf Yerusalem Sheikh Azzam al-Khatib," cuit Lord Ahmad seperti dikutip dari Anadolu.

Kunjungan menteri Inggris itu terjadi kurang dari sepuluh hari setelah Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir memasuki tempat suci di bawah perlindungan ketat polisi Israel.

"Kunjungan Lord Tarik Ahmad direncanakan sebelumnya," kata seorang petugas Konsulat Inggris di Yerusalem kepada The New Arab.

Baca: Dewan Keamanan PBB Kutuk Kunjungan Ben-Gvir ke Masjid Al-Aqsa

Ini adalah kunjungan pertamanya ke wilayah tersebut sejak penunjukannya sebagai Menteri Inggris untuk Timur Tengah.

"Ahmad akan mengunjungi Wilayah Pendudukan Palestina (OPT) untuk memahami tantangan yang dihadapi warga Palestina, memperkuat pentingnya hubungan bilateral dan melihat secara langsung dampak pembangunan Inggris dan dukungan kemanusiaan di Tepi Barat," bunyi siaran pers.

Pernyataan pers tersebut menambahkan bahwa Lord Ahmad akan mengumumkan dana tambahan sebesar 3,7 juta poundsterling atau sekitar Rp68,3 miliar kepada UNRWA untuk mendukung bantuan makanan bagi 1,2 juta pengungsi Palestina yang paling rentan di Gaza.

Inggris tidak mengakui Palestina sebagai negara. Dalam pemungutan suara baru-baru ini di majelis Umum PBB, Inggris memberikan suara menentang permintaan negara-negara anggota untuk pendapat nasihat dari Mahkamah Internasional tentang pendudukan Israel atas tanah Palestina.

Pada hari Rabu, Ahmad bertemu dengan Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen dan menteri ekonomi Nir Barakat. Dia juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Maliki di Ramallah.

Baca: Ribut Ben-Gvir ke Temple Mount Yerusalem, Mengapa Situs Ini Penting bagi Yahudi, Kristen, dan Islam?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved