Kutuk Kunjungan Menteri Israel ke Al-Aqsa, BKSAP DPR: Ini Provokatif, Intimidatif
Sabtu, 07 Januari 2023 - 05:30 WIB
loading...
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memasuki Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Selasa (3/1/2023). Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Kunjungan Menteri Keamanan Nasional Israel sekaligus sosok yang dikenal pembenci Arab, Itamar Ben-Gvir, ke Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Selasa (3/1) menuai banyak kecaman dari penjuru dunia.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) Fadli Zon turut mengecam tindakan Ben-Gvir.
“Tindakan Itamar itu provokatif dan intimidatif sekaligus ancaman nyata bagi masa depan perdamaian Palestina dan Israel. Dewan Keamanan PBB tidak cukup mendiskusikan tindakan itu. PBB harus bertindak nyata," desak politisi anggota Komisi Luar Negeri DPR itu.
Lebih jauh Fadli menolak keras kegaduhan yang disulut Itamar itu. “Kunjungan itu harus dikutuk. Komunitas internasional harus melakukan aksi konkrit untuk mencegah kunjungan provokatif seperti itu ke depan. Israel harus diberikan sanksi keras. Jika diperlukan, Israel harus dikucilkan dari pergaulan internasional,” imbuh Fadli.
Baca juga: AS Kembalikan Artefak Curian Berusia 2.700 Tahun ke Palestina
Pada sisi lain, mantan Wakil Ketua DPR itu mengingatkan dua konsekuensi atas kunjungan teranyar ke Al-Aqsa politisi garis keras sayap kanan Israel itu.
“Pertama, kunjungan itu berpotensi memicu meletusnya kembali kekerasan di Kompleks Al-Aqsa secara khusus dan di wilayah Palestina secara umum. Kedua, ini merupakan ancaman sangat serius atas status quo Al-Aqsa,” ungkap dia.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) Fadli Zon turut mengecam tindakan Ben-Gvir.
“Tindakan Itamar itu provokatif dan intimidatif sekaligus ancaman nyata bagi masa depan perdamaian Palestina dan Israel. Dewan Keamanan PBB tidak cukup mendiskusikan tindakan itu. PBB harus bertindak nyata," desak politisi anggota Komisi Luar Negeri DPR itu.
Lebih jauh Fadli menolak keras kegaduhan yang disulut Itamar itu. “Kunjungan itu harus dikutuk. Komunitas internasional harus melakukan aksi konkrit untuk mencegah kunjungan provokatif seperti itu ke depan. Israel harus diberikan sanksi keras. Jika diperlukan, Israel harus dikucilkan dari pergaulan internasional,” imbuh Fadli.
Baca juga: AS Kembalikan Artefak Curian Berusia 2.700 Tahun ke Palestina
Pada sisi lain, mantan Wakil Ketua DPR itu mengingatkan dua konsekuensi atas kunjungan teranyar ke Al-Aqsa politisi garis keras sayap kanan Israel itu.
“Pertama, kunjungan itu berpotensi memicu meletusnya kembali kekerasan di Kompleks Al-Aqsa secara khusus dan di wilayah Palestina secara umum. Kedua, ini merupakan ancaman sangat serius atas status quo Al-Aqsa,” ungkap dia.
Lihat Juga :