Setelah Bradley, AS Pertimbangkan Kirim Ranpur Stryker ke Ukraina

Rabu, 11 Januari 2023 - 04:12 WIB
loading...
A A A
Laporan ini muncul setelah sebelumnya pemerintahan Joe Biden pada minggu lalu mengumumkan akan mengirim 50 kendaraan tempur Bradley, kendaraan lapis baja beroda yang membawa meriam otomatis, senapan mesin, dan rudal TOW.

AS telah mengirimkan ribuan kendaraan tempur ke Ukraina, termasuk Humvee dan kendaraan anti ranjau yang digunakan untuk memindahkan pasukan di medan perang. Tapi Strykers bisa menawarkan keseimbangan antara tank dan pengangkut personel lapis baja.

Operator Angkatan Darat AS mengatakan kendaraan beroda itu bergerak lebih pelan daripada Bradley dan mencatat dapat mengangkut lebih banyak pasukan, sembilan dibandingkan enam dalam M2 standar.

Mengirimkan kendaraan lapis baja yang kuat seperti Bradley dan Stryker bisa menjadi pendahulu untuk menyediakan tank. Tetapi negara-negara Barat tetap terjebak di tempat yang sama selama berbulan-bulan — memperdebatkan siapa yang akan mengambil langkah besar terlebih dahulu.

“Ada keanehan bolak-balik dengan orang Eropa di mana setiap kali ada yang bertanya, orang Eropa mereka berkata, 'Ya, Anda tahu, AS harus pergi dulu.' Dan pemerintah berkata, 'Kami ingin orang Eropa pergi dulu atau kami ingin melakukannya bersama-sama.' Dan orang-orang Ukraina hanya mengatakan, 'Demi kasih Tuhan, berikan saja kami tank-tank itu,'” kata seseorang yang akrab dengan diskusi tersebut.

Baca: Bukan Tank Leopard, Jerman Kirim 40 Kendaraan Tempur Marder ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved