Kremlin Tak Terima Dituding Ingin Pecah Ukraina Seperti Korea
Senin, 09 Januari 2023 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Taras Kozak adalah politisi Ukraina yang terpilih menjadi anggota parlemen negara itu pada tahun 2019 dan bergabung dengan faksi Partai Oposisi Untuk Kehidupan.
Partai tersebut telah berulang kali diserang pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky karena diduga memiliki agenda pro-Rusia, tetapi para anggotanya bersikeras mereka adalah korban penganiayaan politik.
Baca juga: Israel Balas Dendam, Cabut Izin Perjalanan Menlu Palestina
Pada awal 2021, Dewan Keamanan Ukraina memberlakukan sanksi pribadi terhadap Kozak dan ketua partai, Viktor Medvedchuk.
Pada bulan Mei tahun yang sama, keduanya didakwa melakukan pengkhianatan negara karena diduga menyerahkan rahasia Ukraina ke Rusia.
Kozak dilaporkan meninggalkan negara itu tidak lama kemudian. Medvedchuk ditempatkan di bawah tahanan rumah, dilaporkan melarikan diri tahun lalu, tetapi ditangkap dan kemudian dimasukkan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia. Kiev menyita aset yang dimiliki kedua pria itu.
Partai tersebut telah berulang kali diserang pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky karena diduga memiliki agenda pro-Rusia, tetapi para anggotanya bersikeras mereka adalah korban penganiayaan politik.
Baca juga: Israel Balas Dendam, Cabut Izin Perjalanan Menlu Palestina
Pada awal 2021, Dewan Keamanan Ukraina memberlakukan sanksi pribadi terhadap Kozak dan ketua partai, Viktor Medvedchuk.
Pada bulan Mei tahun yang sama, keduanya didakwa melakukan pengkhianatan negara karena diduga menyerahkan rahasia Ukraina ke Rusia.
Kozak dilaporkan meninggalkan negara itu tidak lama kemudian. Medvedchuk ditempatkan di bawah tahanan rumah, dilaporkan melarikan diri tahun lalu, tetapi ditangkap dan kemudian dimasukkan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia. Kiev menyita aset yang dimiliki kedua pria itu.
Lihat Juga :