Rusia Ancam AS dengan Rudal Hipersonik Nuklir
Jum'at, 06 Januari 2023 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar diketahui, Sungai Potomac mengalir melewati Washington DC, Ibu Kota Amerika Serikat. Dengan demikian, ancaman dari Medevedev jelas ditujukan pada Amerika.
Rudal Zircon yang tersedia untuk pasukan Rusia saat ini baru versi maritim. Untuk rudal hipersonik varian peluncuran udara, Rusia memiliki rudal Kinzhal yang telah digunakan untuk perang di Ukraina.
Selama perangnya di Ukraina, Rusia telah memposisikan rudal hipersonik sebagai ancaman bagi negara lain.
Pada bulan Agustus, sebagai tanggapan atas sanksi Lituania terhadap eksklave Kaliningrad Rusia, Kremlin menempatkan tiga pesawat MiG-31 yang dilengkapi rudal hipersonik Kinzhal ke wilayah tersebut sebagai bagian dari "langkah pencegahan strategis".
Baca juga: 6 Kota AS Bisa Menjadi Target Serangan Nuklir tapi Tak Ada yang Siap
Ancaman Medvedev datang sebagai tanggapan terhadap Kedutaan Besar AS di Moskow yang menerbitkan video dan pernyataan yang ditujukan kepada warga Rusia.
“Sepanjang sejarah, negara kita telah dipersatukan oleh budaya yang sama dan pencapaian kita,” kata Kedutaan AS.
"Kami percaya bahwa apa yang terjadi tidak pantas bagi Anda, dan kami berdiri dalam solidaritas dengan Anda masing-masing yang berusaha untuk menciptakan masa depan yang lebih damai."
Rudal Zircon yang tersedia untuk pasukan Rusia saat ini baru versi maritim. Untuk rudal hipersonik varian peluncuran udara, Rusia memiliki rudal Kinzhal yang telah digunakan untuk perang di Ukraina.
Selama perangnya di Ukraina, Rusia telah memposisikan rudal hipersonik sebagai ancaman bagi negara lain.
Pada bulan Agustus, sebagai tanggapan atas sanksi Lituania terhadap eksklave Kaliningrad Rusia, Kremlin menempatkan tiga pesawat MiG-31 yang dilengkapi rudal hipersonik Kinzhal ke wilayah tersebut sebagai bagian dari "langkah pencegahan strategis".
Baca juga: 6 Kota AS Bisa Menjadi Target Serangan Nuklir tapi Tak Ada yang Siap
Ancaman Medvedev datang sebagai tanggapan terhadap Kedutaan Besar AS di Moskow yang menerbitkan video dan pernyataan yang ditujukan kepada warga Rusia.
“Sepanjang sejarah, negara kita telah dipersatukan oleh budaya yang sama dan pencapaian kita,” kata Kedutaan AS.
"Kami percaya bahwa apa yang terjadi tidak pantas bagi Anda, dan kami berdiri dalam solidaritas dengan Anda masing-masing yang berusaha untuk menciptakan masa depan yang lebih damai."
Lihat Juga :