Presiden China Xi Jinping Sampaikan Pidato Panjang Sambut Tahun Baru 2023
Minggu, 01 Januari 2023 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, China telah mengkonsolidasikan keuntungannya dalam pengentasan kemiskinan dan revitalisasi pedesaan yang maju secara menyeluruh.
“Negara tersebut telah memperkenalkan pemotongan pajak dan biaya serta langkah-langkah lain untuk meringankan beban bisnis dan melakukan upaya aktif menyelesaikan kesulitan paling mendesak yang menjadi perhatian masyarakat,” ungkap Xi.
Xi mengenang mendiang pemimpin China Jiang Zemin. Xi memberikan penghormatan tinggi kepada mendiang pemimpin China Jiang Zemin, memuji "prestasi yang menjulang tinggi dan sikap mulianya".
“Warisan besar yang ditinggalkan Jiang akan dihargai,” ujar Xi.
"Kami akan menghormati keinginan terakhirnya dan memajukan sosialisme dengan karakteristik China di era baru," papar dia. Jiang meninggal pada 30 November pada usia 96 tahun.
Menurut Xi, ketekunan dan solidaritas berarti kemenangan saat China memasuki fase baru tanggapan COVID.
Memperhatikan bahwa China telah memasuki fase baru tanggapan COVID, Xi menyerukan upaya ekstra dari masyarakat untuk bertahan karena ketekunan dan solidaritas berarti kemenangan.
"Sejak COVID-19 melanda, kita telah mengutamakan manusia dan mengutamakan kehidupan selama ini," ujar Xi.
"Mengikuti pendekatan berbasis sains dan terarah, kita telah mengadaptasi respons COVID kita dengan mempertimbangkan situasi yang berkembang untuk melindungi kehidupan dan kesehatan masyarakat semaksimal mungkin," papar dia.
“Negara tersebut telah memperkenalkan pemotongan pajak dan biaya serta langkah-langkah lain untuk meringankan beban bisnis dan melakukan upaya aktif menyelesaikan kesulitan paling mendesak yang menjadi perhatian masyarakat,” ungkap Xi.
Xi mengenang mendiang pemimpin China Jiang Zemin. Xi memberikan penghormatan tinggi kepada mendiang pemimpin China Jiang Zemin, memuji "prestasi yang menjulang tinggi dan sikap mulianya".
“Warisan besar yang ditinggalkan Jiang akan dihargai,” ujar Xi.
"Kami akan menghormati keinginan terakhirnya dan memajukan sosialisme dengan karakteristik China di era baru," papar dia. Jiang meninggal pada 30 November pada usia 96 tahun.
Menurut Xi, ketekunan dan solidaritas berarti kemenangan saat China memasuki fase baru tanggapan COVID.
Memperhatikan bahwa China telah memasuki fase baru tanggapan COVID, Xi menyerukan upaya ekstra dari masyarakat untuk bertahan karena ketekunan dan solidaritas berarti kemenangan.
"Sejak COVID-19 melanda, kita telah mengutamakan manusia dan mengutamakan kehidupan selama ini," ujar Xi.
"Mengikuti pendekatan berbasis sains dan terarah, kita telah mengadaptasi respons COVID kita dengan mempertimbangkan situasi yang berkembang untuk melindungi kehidupan dan kesehatan masyarakat semaksimal mungkin," papar dia.
Lihat Juga :