Lagi, Ukraina Klaim Rusia Segera Kehabisan Rudal

Sabtu, 31 Desember 2022 - 16:17 WIB
loading...
Lagi, Ukraina Klaim...
Ukraina kembali mengeklaim bahwa Rusia akan segera kehabisan rudal. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Ukraina kembali mengeklaim bahwa Rusia akan segera kehabisan rudal. Kementerian Pertahanan di Kiev mengatakan indikasi dari klaim ini adalah Moskow meluncurkan lebih sedikit rudal per serangan dan meningkatkan interval antar-serangan.

Juru bicara kementerian, Andriy Yusov, mengatakan militer Rusia telah menggunakan segala sesuatu yang dapat bergerak, dan sekarang telah menggunakan drone Shahed dan rudal yang aslinya dimaksudkan untuk pertahanan udara seperti sistem rudal S-300.

“Kita dapat melihat bahwa meskipun ada serangan rudal besar-besaran, infrastruktur Ukraina telah bertahan dan pasti akan bertahan," katanya.

"Potensi rudal musuh menurun. Mereka tidak dapat mempertahankan intensitas setinggi itu baik dari segi keteraturan maupun kuantitas,” lanjut Yusov, seperti dikutip Reuters, Sabtu (31/12/2022).

Baca juga: Klaim Ukraina dan Barat Meleset, Stok Rudal Rusia Ternyata Masih Banyak

Komentar tersebut diterbitkan pada hari Kamis, hari pada saat Rusia menembakkan sekitar 120 rudal yang semakin merusak jaringan energi Ukraina serta banyak bangunan sipil.

Klaim Ukraina tentang Rusia di ambang krisis rudal bukan sekali ini dibuat. Sejak Mei lalu, seorang perwakilan dari Direktorat Intelijen Ukraina mengeklaim bahwa Moskow telah sangat menghabiskan stok misilnya.

Laporan terus berlanjut selama perang bahwa industri pertahanan Rusia tidak dapat memproduksi banyak amunisi yang lebih canggih karena kenaikan harga bahan mentah dan pembatasan elektronik asing yang disebabkan oleh sanksi Barat.

Klaim serupa juga pernah dibuat Kementerian Pertahanan Inggris pada Juli lalu. Indikasinya, kata kementerian itu, Rusia gencar menggunakan sistem pertahanan udara termasuk S-400 untuk menyerang target darat di Ukraina.

Namun, laporan New York Times pada November lalu menepis klaim-klaim tersebut. Laporan itu menyebutkan bahwa Rusia masih mampu melakukan serangan masif.

Jumlah pasti stok rudal Moskow tidak diketahui, karena militernya sangat merahasiakan.

Bloomberg pada 29 Oktober 2022, melaporkan bahwa Moskow mengekspor barang-barang elektronik dan peralatan rumah tangga ke negara tetangga untuk mendukung manufaktur militer.

Outlet berita militer Ukraina; Defense Express Media, juga melaporkan pada 17 November 2022 bahwa Pabrik Motovilikha—produsen peralatan militer Rusia—telah menerapkan shift 24/7 dan telah mempekerjakan lebih banyak staf untuk memproduksi sistem peluncur roket berganda "Tornado-S" dan "Tornado-G".

Itu tampaknya menunjukkan Rusia mengatasi kemacetan dalam rantai pasokan mereka, memungkinkan mereka untuk memulai kembali produksi massal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved