Putin Sambut Baik Kembali Berkuasanya Netanyahu di Israel
Jum'at, 30 Desember 2022 - 23:15 WIB
loading...
Putin Sambut Baik Kembali Berkuasanya Netanyahu di Israel. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut baik kembalinya Benjamin Netanyahu sebagai kepala pemerintah Israel. Putin mengisyaratkan niat untuk memperkuat kerja sama, jelas Kremlin.
“Saya berharap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Anda akan melanjutkan penguatan kerja sama Rusia-Israel di semua bidang untuk kepentingan rakyat kami, demi memastikan perdamaian dan keamanan di Timur Tengah,” kata Putin dalam sebuah pesan kepada Netanyahu, dikutip dalam sebuah pernyataan, Kamis (29/12/2022).
Baca: Pemerintahan Baru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dilantik di Parlemen
“Di Rusia, kami sangat menghargai kontribusi pribadi dan jangka panjang Anda untuk memperkuat hubungan persahabatan antara negara kami,” kata Putin, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Netanyahu mengambil sumpah jabatan pada hari Kamis, beberapa saat setelah parlemen Israel mengeluarkan mosi percaya pada pemerintahan barunya. Setelah awal invasi Rusia ke Ukraina pada Februari, Israel mengambil sikap hati-hati terhadap Moskow, berusaha untuk menjaga netralitas.
“Saya berharap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Anda akan melanjutkan penguatan kerja sama Rusia-Israel di semua bidang untuk kepentingan rakyat kami, demi memastikan perdamaian dan keamanan di Timur Tengah,” kata Putin dalam sebuah pesan kepada Netanyahu, dikutip dalam sebuah pernyataan, Kamis (29/12/2022).
Baca: Pemerintahan Baru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dilantik di Parlemen
“Di Rusia, kami sangat menghargai kontribusi pribadi dan jangka panjang Anda untuk memperkuat hubungan persahabatan antara negara kami,” kata Putin, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Netanyahu mengambil sumpah jabatan pada hari Kamis, beberapa saat setelah parlemen Israel mengeluarkan mosi percaya pada pemerintahan barunya. Setelah awal invasi Rusia ke Ukraina pada Februari, Israel mengambil sikap hati-hati terhadap Moskow, berusaha untuk menjaga netralitas.
Lihat Juga :