Kabut Tebal Picu Tabrakan Massal 200 Mobil di China, 1 Tewas

Rabu, 28 Desember 2022 - 22:59 WIB
loading...
Kabut Tebal Picu Tabrakan...
Kabut tebal picu tabrakan massal 200 mobil di China, menyebabkan satu orang tewas. Foto/The Guardian
A A A
BEIJING - Stasiun televisi China , CCTV melaporkan, setidaknya satu orang tewas setelah lebih dari 200 kendaraan terlibat dalam tabrakan mobil massal di sebuah jembatan di kota Zhengzhou, akibat kabut tebal.

Mobil dan truk terlihat kacau dan bertumpuk satu sama lain di Jembatan Zhengxin Huanghe dalam gambar dan video yang diposting di media sosial. Satu mobil ditubruk di tengah tumpukan dalam gambar yang diambil dari rekaman CCTV.

“Ini terlalu menakutkan. Penuh dengan orang di sini, saya rasa kita tidak bisa turun dari jembatan,” satu orang terdengar berkata dalam satu klip video seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (28/12/2022).

Baca: Karantina Covid-19 akan Dicabut, Warga China Bergegas Liburan Keluar Negeri

Media pemerintah China melaporkan banyak dari mereka yang terluka terperangkap di dalam kendaraan dan departemen pemadam kebakaran mengirim 11 truk pemadam kebakaran serta 66 petugas pemadam kebakaran untuk membantu.

Badan meteorologi China melaporkan jarak pandang di sejumlah daerah kurang dari 500 meter pada Rabu pagi dan terkadang turun hingga 200 meter.

Tim penyelamat mengatakan lebih dari 200 kendaraan saling bertabrakan, lapor media.

Baca: Xi Jinping Desak Pejabat China Ambil Langkah Tepat Sasaran Tangani Covid-19

CCTV melaporkan bahwa mobil-mobil yang berjalan di kedua arah melewati jembatan, penyeberangan utama Sungai Kuning, terlibat dalam banyak kecelakaan.

Polisi kemudian menutup jembatan untuk semua lalu lintas.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved