China Kecam Wamil Taiwan karena Gunakan Rakyat sebagai Umpan Meriam
Rabu, 28 Desember 2022 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
China telah meningkatkan tekanan militer, diplomatik, dan ekonomi terhadap Taiwan untuk menegaskan klaim kedaulatannya, termasuk hampir setiap hari misi angkatan udara China di dekat pulau itu selama tiga tahun terakhir.
Pemerintah Taiwan mengatakan, hanya 23 juta penduduk pulau itu yang dapat menentukan masa depan mereka. Masa tugas wajib militer Taiwan dipersingkat dari satu tahun menjadi empat bulan oleh mantan presiden Ma Ying-jeou pada 2013, yang memiliki rencana bagi Taiwan untuk beralih ke pasukan sukarelawan, meskipun militer China sudah menguat secara drastis pada saat itu.
Baca: Ketegangan dengan China Meningkat, Taiwan Perpanjang Wamil
Sejak itu, militer Taiwan telah berjuang untuk memenuhi target perekrutan, dengan angkatan bersenjatanya memiliki 162.000 tentara di jajarannya per Juni tahun ini - kurang 7.000 dari targetnya. Hal ini sebagian disalahkan karena tingkat kelahiran yang menurun, meskipun keengganan kaum mudanya untuk mengejar karir militer juga disebut-sebut sebagai alasannya.
Karena itu, angkatan bersenjata Taiwan sudah secara substansial lebih lemah daripada Tentara Pembebasan Rakyat China, yang terakhir telah mengalami program modernisasi militer besar-besaran selama dua dekade terakhir.
Pemerintah Taiwan mengatakan, hanya 23 juta penduduk pulau itu yang dapat menentukan masa depan mereka. Masa tugas wajib militer Taiwan dipersingkat dari satu tahun menjadi empat bulan oleh mantan presiden Ma Ying-jeou pada 2013, yang memiliki rencana bagi Taiwan untuk beralih ke pasukan sukarelawan, meskipun militer China sudah menguat secara drastis pada saat itu.
Baca: Ketegangan dengan China Meningkat, Taiwan Perpanjang Wamil
Sejak itu, militer Taiwan telah berjuang untuk memenuhi target perekrutan, dengan angkatan bersenjatanya memiliki 162.000 tentara di jajarannya per Juni tahun ini - kurang 7.000 dari targetnya. Hal ini sebagian disalahkan karena tingkat kelahiran yang menurun, meskipun keengganan kaum mudanya untuk mengejar karir militer juga disebut-sebut sebagai alasannya.
Karena itu, angkatan bersenjata Taiwan sudah secara substansial lebih lemah daripada Tentara Pembebasan Rakyat China, yang terakhir telah mengalami program modernisasi militer besar-besaran selama dua dekade terakhir.
(esn)
Lihat Juga :