Lebih dari 50 Orang Tewas dalam Kekerasan Kelompok di Sudan Selatan
Selasa, 27 Desember 2022 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia mendesak tersangka pelaku penyerangan untuk segera menarik diri dari wilayah Greater Pibor, menyebut tindakan seperti itu tidak dapat diterima dan tidak dapat ditoleransi, dan mengatakan mereka yang diketahui telah melakukannya akan ditangani sesuai dengan kejahatannya.
“Kami menyerukan kepada Pemerintah Nasional untuk campur tangan dan menjadi bagian dari solusi untuk mengakhiri siklus kekerasan pembunuhan antar-komunal ini,” seru pejabat itu.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah misi PBB di Sudan Selatan memperingatkan tentang kekerasan menyusul mobilisasi dan persiapan serangan oleh kelompok pemuda dan milisi bersenjata dari dua wilayah tersebut.
Penggerebekan ternak, penculikan anak, dan serangan balas dendam telah menjadi sumber utama konflik antara pemuda bersenjata saingan di Sudan Selatan selama bertahun-tahun.
Ketidakamanan tetap merajalela di seluruh negara Afrika Timur yang terkurung daratan itu meskipun pemerintah persatuan telah dibentuk pada Februari 2020.
Baca: Pengadilan Bentukan Pemberontak Houthi Hukum Mati 16 Warga Yaman
“Kami menyerukan kepada Pemerintah Nasional untuk campur tangan dan menjadi bagian dari solusi untuk mengakhiri siklus kekerasan pembunuhan antar-komunal ini,” seru pejabat itu.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah misi PBB di Sudan Selatan memperingatkan tentang kekerasan menyusul mobilisasi dan persiapan serangan oleh kelompok pemuda dan milisi bersenjata dari dua wilayah tersebut.
Penggerebekan ternak, penculikan anak, dan serangan balas dendam telah menjadi sumber utama konflik antara pemuda bersenjata saingan di Sudan Selatan selama bertahun-tahun.
Ketidakamanan tetap merajalela di seluruh negara Afrika Timur yang terkurung daratan itu meskipun pemerintah persatuan telah dibentuk pada Februari 2020.
Baca: Pengadilan Bentukan Pemberontak Houthi Hukum Mati 16 Warga Yaman
(ian)
Lihat Juga :