6 Negara Mengerikan bagi Kaum LGBT, Termasuk Mengukum Mati Gay

Selasa, 27 Desember 2022 - 15:46 WIB
loading...
6 Negara Mengerikan...
Ada 6 negara yang mengerikan bagi kaum LGBT, salah satunya menerapkan hukuman mati. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer ( LGBTQ ), lumrah diterima di dunia Barat. Di sana, hak-hak mereka bahkan dijunjung tinggi.

Namun, di sebagian besar negara Asia dan Afrika keberadaan kaum LGBTQ tetap dipandang miring dan praktik seksual mereka bisa berujung pada hukuman yang mengerikan.

Menurut Equaldex, berbagai aktivitas LGBT adalah ilegal di 71 negara. Bahkan, beberapa negara menerapkan hukuman mati bagi mereka.

“Ini mengerikan,” kata jurnalis Amerika Serikat (AS) Lyric Fergusson, yang mengelola blog bersama suaminya, Asher, yang berfokus pada keamanan perjalanan.

Baca juga: Putin: Selama Saya Jadi Presiden Tak Akan Terjadi Pernikahan Gay!

Dalam upaya membantu menentukan tempat terburuk bagi pelancong gay, pasangan itu membuat "Indeks Bahaya LGBTQ" yang memeringkat negara paling berbahaya di dunia bagi pelancong gay. Indeks itu dibuat mulai 2019 dan telah diperbarui pada 2021.

Indeks itu telah dipublikasikan Forbes. Laporan lengkapnya ada 20 daftar negara paling berbahaya dan lima negara teraman bagi pelancong.

Dari laporan itu, berikut 6 negara yang mengerikan bagi kaum LGBTQ:

1. Nigeria

Menurut Ferguson, negara yang terletak di jantung Afrika ini menduduki peringkat satu negara paling berbahaya bagi anggota komunitas LGBTQ.

"Itu mendapat peringkat sangat tinggi karena hukuman ekstrem hanya untuk menjadi gay, yang mencakup hingga 14 tahun penjara dan hukuman mati di negara bagian berdasarkan hukum Syariah," kata Fergusson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Kue Ultah Menteri Israel...
Kue Ultah Menteri Israel Bergambar Tali Gantungan, Rayakan Hukuman Mati Tawanan Palestina
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved