6 Negara Mengerikan bagi Kaum LGBT, Termasuk Mengukum Mati Gay

Selasa, 27 Desember 2022 - 15:46 WIB
loading...
A A A
“Diskusi tentang hak-hak LGBT saja sudah dikriminalisasi di bawah sistem saat ini. Di bawah Undang-Undang Larangan Perkawinan Sesama Jenis Nigeria tahun 2013, negara tersebut telah mengalami peningkatan kekerasan dan pemerasan terhadap komunitas LGBTQ," paparnya.

2. Qatar

Berada di posisi kedua dalam Indeks Bahaya LGBTQ adalah Qatar.

"Negara Timur Tengah yang kaya minyak ini memberlakukan hukuman penjara hingga tiga tahun, cambuk dan hukuman mati berdasarkan hukum Syariah untuk setiap tindakan homoseksualitas," kata Ferguson.

Pariwisata ke Qatar telah meroket pada Piala Dunia 2022 yang baru saja rampung digelar. Selama ajang tersebut, kampanye LGBTQ dilarang termasuk yang coba dilakukan para bintang sepak bola Barat.

3. Yaman

Menurut Ferguson, di Yaman, hukuman karena menjadi gay bagi pria dan wanita adalah hukuman penjara dan 100 cambukan. "Dengan hukuman rajam bagi pria yang sudah menikah,” kata Fergusson.

Negara Muslim konservatif ini menolak homoseksualitas, baik dalam undang-undang maupun sentimen masyarakat umum. Organisasi Refugee Legal Aid Information menyoroti sikap bermusuhan Yaman terhadap komunitas LGBTQ mereka yang sebagian besar "di bawah tanah".

4. Arab Saudi

Ferguson, jurnalis dan periset untuk New York Times, Forbes, CNN, dan lain-lain, menempatkan Arab Saudi sebagai negara paling berbahaya keempat bagi kaum LGBTQ.

"Ini adalah salah satu negara dalam daftar kami yang menerapkan hukuman mati untuk homoseksualitas konsensual di bawah interpretasi hukum Syariah,” kata Fergusson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Kue Ultah Menteri Israel...
Kue Ultah Menteri Israel Bergambar Tali Gantungan, Rayakan Hukuman Mati Tawanan Palestina
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved