6 Negara Mengerikan bagi Kaum LGBT, Termasuk Mengukum Mati Gay

Selasa, 27 Desember 2022 - 15:46 WIB
loading...
A A A
"Hukuman lainnya termasuk cambuk 100 atau pengusiran selama satu tahun 'Laki-laki berperilaku seperti wanita' atau mengenakan pakaian wanita, dan sebaliknya, juga ilegal di Arab Saudi, menjadikannya negara yang sangat tidak ramah bagi anggota komunitas transgender," paparnya.

5. Tanzania

Negara Afrika Timur ini terkenal dengan atraksi alamnya yang luar biasa, termasuk Gunung Kilimanjaro dan Taman Nasional Serengeti, menjadikannya sebagai pusat pariwisata internasional yang sangat besar.

"Sayangnya, negara ini berada di peringkat 5 pada Indeks Bahaya LGBTQ kami, yang dapat menginspirasi pengunjung LGBTQ untuk memikirkan kembali rencana perjalanan mereka,” kata Fergusson.

“Di Tanzania, tindakan homoseksual apa pun mengakibatkan 30 tahun penjara seumur hidup, dan baru-baru ini ada tindakan keras pemerintah terhadap aktivitas LGBTQ di negara tersebut.”

6. Iran

Iran masuk peringat enam negara paling berbahaya bagi kaum LGBTQ. "Sebagian karena hukuman ekstremnya untuk homoseksualitas, termasuk 100 cambukan untuk hubungan homoseksual atau hukuman mati, dan 31 cambukan untuk tindakan sesama jenis selain hubungan seksual,” kata Fergusson.

Menurut International Society for Human Rights (ISHR), kehidupan yang terbuka dan bebas dalam kemitraan sesama jenis tidak terpikirkan di Republik Islam.

"Sehubungan dengan perjalanan LGBTQ ke Iran, para pelancong harus berhati-hati dan menghindari pertunjukan kasih sayang di depan umum," kata Ferguson.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Kue Ultah Menteri Israel...
Kue Ultah Menteri Israel Bergambar Tali Gantungan, Rayakan Hukuman Mati Tawanan Palestina
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved