Satu Rudal Patriot AS Rp62,3 Miliar untuk Hancurkan Drone Rusia Rp311 Juta, Efektifkah?

Kamis, 22 Desember 2022 - 14:58 WIB
loading...
A A A
“Ini bukan sistem yang akan mengejar drone atau rudal balistik yang lebih kecil,” katanya.

“Bisakah itu melakukan itu? Sangat. Tetapi ketika Anda berbicara tentang merobohkan drone USD20.000 (Rp311 juta), atau rudal balistik USD100.000 (Rp1,5 miliar) yang dibeli Rusia, dengan roket USD3-5 juta, itu tidak memberi Anda banyak pengembalian investasi. Apa yang dapat dilakukannya adalah membebaskan sistem rendah dan menengah untuk mengejar target semacam itu," paparnya.

Departemen Luar Negeri AS pada Selasa lalu mengumumkan paket bantuan baru ke Ukraina yang mencakup transfer pertama kalinya Sistem Pertahanan Udara dan Rudal Patriot. "Yang mampu menjatuhkan rudal jelajah, rudal balistik jarak pendek, dan pesawat terbang di langit-langit yang jauh lebih tinggi daripada sistem pertahanan udara yang disediakan sebelumnya,” kata departemen tersebut.

Pensiunan Mayor Jenderal James “Spider” Marks mengatakan kepada CNN tentang kemampuan sistem Patriot.

“Ini meningkatkan akurasi, meningkatkan tingkat pembunuhan, sehingga benar-benar melakukan apa yang Anda inginkan yaitu perlindungan di lapangan pada target yang sangat spesifik,” katanya.

Menurut deskripsi CSIS, sistem radar Patriot menggabungkan fungsi pengawasan, pelacakan, dan keterlibatan dalam satu unit, yang membuatnya menonjol di antara sistem pertahanan udara lainnya.

Keterlibatan sistem dengan ancaman udara yang masuk “hampir otonom” selain membutuhkan “keputusan peluncuran akhir” dari manusia yang mengoperasikannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Berita Terkini
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved