Ukraina Waspada Digempur Militer Rusia dari Wilayah Belarusia

Senin, 19 Desember 2022 - 10:57 WIB
loading...
A A A
"Apa pun yang mungkin dibujuk oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko untuk Rusia ini tidak akan membantu mereka, sama seperti semua gagasan buruk lainnya dalam perang melawan Ukraina dan rakyat Ukraina," kata Zelensky.

Belarus adalah salah satu sekutu terdekat Rusia dan Lukashenko mengizinkan wilayah negaranya digunakan untuk memulai invasi 24 Februari ke Ukraina. Namun dia telah mengatakan berulang kali bahwa dia tidak berniat mengirim pasukan negaranya untuk perang di Ukraina.

Baca juga: Tentara Ukraina Coba Habisi Panglima Militer Rusia, tapi Lolos dari Tembakan

Putin menyebut apa yang dia sebut "operasi militer khusus" Rusia sebagai momen yang menentukan ketika Moskow akhirnya melawan blok Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, berusaha memanfaatkan kejatuhan Uni Soviet tahun 1991 dengan menghancurkan Rusia.

Kiev dan Barat mengatakan Putin tidak memiliki pembenaran atas apa yang mereka kecam sebagai perang pendudukan gaya kekaisaran yang mengakibatkan Rusia sekarang menguasai sekitar seperlima dari wilayah Ukraina.

Henry Kissinger, seorang arsitek kebijakan detente Perang Dingin terhadap Uni Soviet sebagai menteri luar negeri AS pada 1970-an, mengatakan waktunya sudah dekat untuk negosiasi perdamaian.

"Waktunya semakin dekat untuk membangun perubahan strategis yang telah dicapai dan mengintegrasikannya ke dalam struktur baru untuk mencapai perdamaian melalui negosiasi," tulis Kissinger di majalah The Spectator.

Kiev menolak proposal tersebut, dengan mengatakan bahwa itu sama saja dengan menenangkan agresor dengan mengorbankan sebagian wilayah Ukraina.

"Semua pendukung solusi sederhana harus mengingat yang sudah jelas: kesepakatan apa pun dengan iblis--perdamaian yang buruk dengan mengorbankan wilayah Ukraina--akan menjadi kemenangan bagi Putin dan resep kesuksesan bagi para otokrat di seluruh dunia," kata ajudan presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, di Telegram.

Pejabat Kremlin tidak tersedia untuk dimintai komentar pada Minggu malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved