20 Kota Mati Paling Menarik di Dunia, dari Arktik hingga Padang Pasir (Bagian 2)
Minggu, 18 Desember 2022 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Bangunan-bangunan yang terpelihara dengan baik di kota yang terbengkalai ini membuatnya menjadi persinggahan yang tak terlupakan dalam tur Wild West hari ini.
Baca: 20 Kota Mati Paling Menarik di Dunia, Ada Lokasi Film James Bond (Bagian 1)
8. Pulau Hashima, Jepang
![20 Kota Mati Paling Menarik di Dunia, dari Arktik hingga Padang Pasir (Bagian 2)]()
Foto: Expedia
Juga dikenal sebagai Pulau Kapal Perang, Hashima, di lepas pantai Nagasaki, beroperasi sebagai fasilitas penambangan batu bara bawah laut antara tahun 1887 dan 1974.
Tapi itu dikesampingkan karena permintaan batu bara menghilang, dan alam telah mengambil alih bangunan di pulau itu.
Meskipun menjadi tujuan wisata yang signifikan selama bertahun-tahun, Hashima memiliki masa lalu yang kelam, pernah digunakan sebagai kamp kerja paksa selama Perang Dunia II.
Lebih dari 1.000 warga sipil Korea dan China serta tawanan perang dikatakan telah tewas di sini.
9. Pyramiden, Norwegia
![20 Kota Mati Paling Menarik di Dunia, dari Arktik hingga Padang Pasir (Bagian 2)]()
Foto: Love Property
Terletak tinggi di atas Lingkaran Arktik di kepulauan Svalbard, Pyramiden pernah menjadi pemukiman penambangan batu bara yang sukses.
Dijual ke Soviet oleh Swedia pada tahun 1927, kota terpencil ini dihiasi dengan arsitektur klasik dari periode Komunis, dari blok perumahan hingga Heliport.
Batubara belum ditambang di sini sejak tahun 1998, tetapi wisatawan kini dapat menginap di hotel khusus dan memesan tur resmi ke gedung-gedungnya yang terbengkalai.
Mereka yang mengunjungi Pyramiden pertama-tama harus mencapai kota terpencil Longyearbyen, sebelum naik perahu atau mobil salju untuk perjalanan terakhir.
Baca: 20 Kota Mati Paling Menarik di Dunia, Ada Lokasi Film James Bond (Bagian 1)
8. Pulau Hashima, Jepang

Foto: Expedia
Juga dikenal sebagai Pulau Kapal Perang, Hashima, di lepas pantai Nagasaki, beroperasi sebagai fasilitas penambangan batu bara bawah laut antara tahun 1887 dan 1974.
Tapi itu dikesampingkan karena permintaan batu bara menghilang, dan alam telah mengambil alih bangunan di pulau itu.
Meskipun menjadi tujuan wisata yang signifikan selama bertahun-tahun, Hashima memiliki masa lalu yang kelam, pernah digunakan sebagai kamp kerja paksa selama Perang Dunia II.
Lebih dari 1.000 warga sipil Korea dan China serta tawanan perang dikatakan telah tewas di sini.
9. Pyramiden, Norwegia

Foto: Love Property
Terletak tinggi di atas Lingkaran Arktik di kepulauan Svalbard, Pyramiden pernah menjadi pemukiman penambangan batu bara yang sukses.
Dijual ke Soviet oleh Swedia pada tahun 1927, kota terpencil ini dihiasi dengan arsitektur klasik dari periode Komunis, dari blok perumahan hingga Heliport.
Batubara belum ditambang di sini sejak tahun 1998, tetapi wisatawan kini dapat menginap di hotel khusus dan memesan tur resmi ke gedung-gedungnya yang terbengkalai.
Mereka yang mengunjungi Pyramiden pertama-tama harus mencapai kota terpencil Longyearbyen, sebelum naik perahu atau mobil salju untuk perjalanan terakhir.
Lihat Juga :