Tersangka Pembunuh Penyanyi Ethiopia Pemicu Aksi Protes Tertangkap

Jum'at, 10 Juli 2020 - 23:51 WIB
loading...
A A A
Haacaaluu bernyanyi dalam bahasa Oromo, bahasa kelompok etnis terbesar Ethiopia. Pembunuhannya menyuarakan keluhan yang dipicu oleh penindasan pemerintah selama beberapa dekade dan apa yang digambarkan Oromo sebagai pengucilan mereka yang lama dari kekuasaan politik. (Baca: Korban Tewas Aksi Protes Kematian Penyanyi Ethiopia Tembus 239 )

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, yang berasal dari kelompok Oromo, berkuasa pada tahun 2018 sebagai pemimpin Ethiopia modern pertama dari kelompok etnis itu, setelah berbulan-bulan demonstrasi keras menyebabkan pengunduran diri pendahulunya.

Kerusuhan pekan lalu adalah yang paling mematikan sejak Abiy menjabat. Perdana menteri telah memprakarsai paket luas reformasi politik dan ekonomi di negara yang telah lama menjadi salah satu negara yang paling dikontrol ketat di Afrika, dan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu karena berdamai dengan negara tetangga Eritrea. (Baca: Akhiri Konflik dengan Eritrea, PM Ethiopia Diganjar Nobel Perdamaian )

Tetapi meningkatnya kebebasan di bawah kepemimpinannya juga disertai dengan meningkatnya kekerasan etnis, dan beberapa tokoh Oromo mengatakan dia belum cukup berbuat untuk mengatasi keluhan mereka yang sudah lama didengungkan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
10 Negara yang Tidak...
10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah di Dunia, Sebagian Ada di Asia
10 Nama Negara Terpanjang...
10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah
Dirjen Kemlu Ethiopia...
Dirjen Kemlu Ethiopia Luncurkan Buku Tentang Dubes Indonesia Al Busyra Basnur
Diaspora Indonesia di...
Diaspora Indonesia di Ethiopia Bicara HUT ke-79 Republik Indonesia
Wajah Baru Ethiopia:...
Wajah Baru Ethiopia: Addis Ababa Jadi Hutan Gedung Belantara, Macet Mulai Tiru Jakarta
Negara BRICS Bakal Mengubah...
Negara BRICS Bakal Mengubah Utang Dolar Menjadi Yuan China
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.22: Momen Romantis Elio yang Berniat Melamar Arumi Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved