Banjir Dahsyat Landa Republik Demokratik Kongo, 169 Tewas

Sabtu, 17 Desember 2022 - 21:20 WIB
loading...
Banjir Dahsyat Landa...
Banjir Dahsyat Landa Republik Demokratik Kongo, 169 Tewas
A A A
KINSHASA - Korban tewas akibat banjir dahsyat di Republik Demokratik Kongo terus meningkat. Hujan lebat dan banjir ekstrem telah melanda negara itu dalam beberapa hari terakhir.

“Sedikitnya 169 orang tewas akibat hujan yang merusak di ibu kota Kinshasa,” kata pernyataan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dan para pejabat, Jumat (16/12/2022).

Baca: PBB: Pemberontak Kongo Eksekusi Lebih dari 130 Warga Sipil

Banjir juga menyebabkan 30 orang lainnya terluka dan menghancurkan sekitar 280 rumah di ibu kota berpenduduk sekitar 15 juta orang, di mana sekitar 38.000 penduduk terkena dampaknya.

Distrik Mont-Ngafula dan Ngaliema di kota itu adalah yang paling terpukul oleh hujan lebat, kata para pejabat. Tim gabungan dari OCHA dan kementerian urusan sosial mengunjungi daerah yang terkena dampak pada hari Kamis untuk memeriksa kerusakan.

"Hari ini menandai berakhirnya tiga hari berkabung nasional untuk mengenang mereka yang meninggal," kata OCHA dalam sebuah pernyataan. "Pemerintah telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan menyelenggarakan penguburan yang bermartabat dan aman bagi mereka yang kehilangan nyawa," lanjut pernyataan itu.

Baca: Jembatan di Kongo Langsung Runtuh Saat Pejabat Memotong Pita untuk Diresmikan

Diperkirakan 8,2 juta orang di setidaknya 20 negara berbeda di Afrika barat dan tengah terkena dampak hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir. Pada hari Jumat, PBB memperkirakan bahwa 2,9 juta orang telah mengungsi dan lebih dari setengah juta rumah hancur.

Terletak di Sungai Kongo, Kinshasa telah melihat masuknya populasi besar dalam beberapa tahun terakhir dan banyak tempat tinggal adalah rumah-rumah kumuh yang dibangun di lereng rawan banjir kota yang menderita drainase dan saluran pembuangan yang tidak memadai. Laporan media tentang banjir awal pekan ini menunjukkan air berlumpur membanjiri seluruh lingkungan.

“Kami belum pernah melihat banjir sebesar ini di sini,” kata Blanchard Mvubu, seorang warga Mont-Ngafula. “Saya sedang tidur, dan saya bisa merasakan air di dalam rumah, ini bencana. Kami telah kehilangan semua harta benda kami di rumah, tidak ada yang bisa diselamatkan," lanjutnya.

Baca: Pejabat Kongo: Jika Rwanda Inginkan Perang, Maka Mereka Akan Dapatkan

Seorang pria terlihat mengangkut korban banjir di punggungnya melalui jalan-jalan yang terendam dengan pembayaran 500 franc Kongo (USD0,24). Provinsi Equateur, Maniema, Nord-Ubangi, Sud-Ubangi, dan Tshopo juga dilanda banjir parah sejak Oktober.

Pada tahun 2019, setidaknya 39 orang tewas di Kinshasa ketika hujan deras melanda lingkungan kota yang rendah, membanjiri seluruh distrik, dan menyebabkan runtuhnya bangunan dan jalan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Nabi Gadungan Bikin...
Nabi Gadungan Bikin Panik Warga Satu Negara, Tebar Ketakutan akan Terjadi Banjir Kiamat
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved