Bom Meledak di Pinggir Jalan di Turki, 9 Orang Terluka

Jum'at, 16 Desember 2022 - 16:42 WIB
loading...
Bom Meledak di Pinggir...
Pakar forensik polisi memeriksa lokasi setelah satu bom meledak di dalam kendaraan pinggir jalan saat minibus polisi lewat di Diyarbakir, Turki, pada 16 Desember 2022. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Bom yang disembunyikan di dalam mobil yang diparkir meledak saat minibus polisi lewat. Ledakan itu melukai 8 petugas polisi dan seorang warga sipil di Turki tenggara pada Jumat pagi (16/12/2022).

“Insiden itu terjadi di dekat pasar ternak di bagian selatan Diyarbakir, ibu kota provinsi Turki,” ungkap Gubernur Ali Ihsan Su kepada wartawan.

Dia menggambarkan ledakan itu sebagai serangan teroris.

“Kendaraan polisi lapis baja itu mengangkut petugas anti-huru hara melalui jalan raya yang menghubungkan kota itu ke Mardin di provinsi tetangga dengan nama yang sama,” papar laporan media Turki. Warga sipil yang terluka juga berada di dalam minibus itu.

Baca juga: Zelensky: Ukraina adalah Satu-satunya yang Membayar Harga Konflik

Nyawa para korban tidak dalam bahaya, tetapi kesembilan orang dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan. “Tujuh orang sejak itu telah keluar rumah sakit,” kata gubernur.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Turki Suleyman Soylu melaporkan penegak hukum telah menahan dua tersangka sehubungan dengan serangan itu.

Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas pengeboman pinggir jalan. Pejabat Turki tidak mau mengidentifikasi para tersangka.

Baca juga: Memanas, Serbia Mengajukan Resolusi PBB tentang Kosovo

Bulan lalu, satu bom menewaskan enam orang dan melukai orang puluhan lainnya di Istanbul. Ankara menyalahkan milisi Kurdi yang berbasis di Suriah timur laut karena mendalangi plot tersebut dan menanggapinya dengan kampanye serangan udara lintas batas.

Milisi Unit Pertahanan Rakyat (YPG) yang berbasis di Suriah dan dipimpin Kurdi membantah terlibat, begitu pula PKK atau Partai Pekerja Kurdistan, yang disebutkan pejabat Turki sebagai pelakunya.

PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa, membantah terlibat dalam ledakan di Istanbul.

Kelompok itu telah melakukan perang gerilya selama puluhan tahun melawan pemerintah Turki. Ankara mengatakan milisi Kurdi di Suriah adalah afiliasi PKK.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved