Abaikan Kecaman Barat, Iran Gantung Demonstran Anti-Jilbab Kedua
Senin, 12 Desember 2022 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
"Majid Reza Rahnavard digantung di depan umum di (kota suci Syiah) Mashahd pagi ini... dia dijatuhi hukuman mati karena 'berperang melawan Tuhan' setelah menikam sampai mati dua anggota pasukan keamanan," tulis Mizan Online, situs resmi peradilan Iran, yang dikutip Reuters.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan Mohsen Shekari disiksa dan dipaksa untuk mengakui tuduhan yang dijatuhkan padanya.
Kelompok HAM Amnesty International mengatakan pihak berwenang Iran menuntut hukuman mati terhadap setidaknya 21 orang dalam apa yang disebutnya "pengadilan palsu yang dirancang untuk mengintimidasi mereka yang berpartisipasi dalam pemberontakan populer yang telah mengguncang Iran".
Protes nasional pecah di Iran setelah kematian wanita Kurdi-Iran, Mahsa Amini (22), pada 16 September atau tiga hari setelah ditangkap polisi moral di Teheran. Amini ditangkap atas tuduhan melanggar aturan wajib berljilbab yang diberlakukan ketat di negara itu.
Demo yang meluas di Iran tidak hanya sebagai solidaritas terhadap Mahsa Amini, tapi juga memprotes aturan keras tentang wajib berjilbab bagi perempuan di negara itu. Beberapa demonstran perempuan beraksi dengan melepas jilbab dan bahkan memotong rambut mereka.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan Mohsen Shekari disiksa dan dipaksa untuk mengakui tuduhan yang dijatuhkan padanya.
Kelompok HAM Amnesty International mengatakan pihak berwenang Iran menuntut hukuman mati terhadap setidaknya 21 orang dalam apa yang disebutnya "pengadilan palsu yang dirancang untuk mengintimidasi mereka yang berpartisipasi dalam pemberontakan populer yang telah mengguncang Iran".
Protes nasional pecah di Iran setelah kematian wanita Kurdi-Iran, Mahsa Amini (22), pada 16 September atau tiga hari setelah ditangkap polisi moral di Teheran. Amini ditangkap atas tuduhan melanggar aturan wajib berljilbab yang diberlakukan ketat di negara itu.
Demo yang meluas di Iran tidak hanya sebagai solidaritas terhadap Mahsa Amini, tapi juga memprotes aturan keras tentang wajib berjilbab bagi perempuan di negara itu. Beberapa demonstran perempuan beraksi dengan melepas jilbab dan bahkan memotong rambut mereka.
(min)
Lihat Juga :