Menlu Arab Saudi: Semua Taruhan Batal Jika Iran Dapat Senjata Nuklir

Senin, 12 Desember 2022 - 12:33 WIB
loading...
Menlu Arab Saudi: Semua...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan negara-negara Teluk Arab akan bertindak menopang keamanan mereka jika Iran memperoleh senjata nuklir.

Pembicaraan tidak langsung Amerika Serikat (AS)-Iran untuk menyelamatkan pakta nuklir 2015 antara kekuatan global dan Iran, yang keluar dari Washington pada 2018, terhenti pada September.

Kepala nuklir PBB menyuarakan keprihatinan atas pengumuman baru-baru ini oleh Teheran yang meningkatkan kapasitas pengayaan uranium.

“Jika Iran mendapatkan senjata nuklir operasional, semua taruhan batal,” ujar Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dalam wawancara di atas panggung di Konferensi Kebijakan Dunia di Abu Dhabi ketika ditanya tentang skenario seperti itu.

Baca juga: 16,4 Juta Orang Terancam Kedinginan, Ribuan Bank Hangat Dibuka di Inggris

"Kita berada di ruang yang sangat berbahaya di kawasan ini... Anda dapat berharap bahwa negara-negara kawasan pasti akan melihat ke arah bagaimana mereka dapat memastikan keamanan mereka sendiri," papar dia.

Pembicaraan nuklir terhenti dengan kekuatan Barat yang menuduh Iran mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal, dan fokus beralih ke perang Rusia-Ukraina serta kerusuhan domestik di Iran atas kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun.

Baca juga: AS Ungkap Sikap pada Serangan Ukraina di Wilayah Rusia

Meskipun Riyadh tetap "skeptis" tentang kesepakatan nuklir Iran, Pangeran Faisal mengatakan pihaknya mendukung upaya menghidupkan kembali pakta tersebut "dengan syarat bahwa itu menjadi titik awal, bukan titik akhir" untuk kesepakatan yang lebih kuat dengan Teheran.

Negara-negara Teluk Arab yang dikuasai Sunni telah mendesak untuk kesepakatan yang lebih kuat yang mengatasi kekhawatiran mereka tentang program rudal dan pesawat tak berawak dan jaringan proksi regional Iran.

“Sayangnya, tanda-tanda saat ini tidak terlalu positif,” ungkap Pangeran Faisal.

“Kami mendengar dari Iran bahwa mereka tidak tertarik pada program senjata nuklir, akan sangat menghibur untuk mempercayainya. Kami membutuhkan lebih banyak jaminan pada level itu,” ujar dia.

Iran mengatakan teknologi nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil.

Seorang pejabat senior Emirat mengatakan pada Sabtu bahwa ada kesempatan untuk meninjau kembali "seluruh konsep" pakta nuklir mengingat sorotan saat ini pada senjata Teheran.

Negara-negara Barat menuduh Rusia menggunakan drone Iran untuk menyerang.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved