Memanas, Serbia Ingin Kerahkan Pasukan di Kosovo

Minggu, 11 Desember 2022 - 04:44 WIB
loading...
Memanas, Serbia Ingin...
Presiden Serbia Aleksandar Vucic. Foto/REUTERS
A A A
BEOGRADE - Serbia akan meminta agar pasukannya dikerahkan ke Kosovo di tengah tindakan keras yang dipimpin Albania terhadap penduduk Serbia di provinsi itu.

Seruan itu diungkapkan Presiden Serbia Aleksandar Vucic pada Sabtu (10/12/2022). Vucic menambahkan, dia memperkirakan pendukung Kosovo, NATO, menolak permintaan tersebut.

“Kami akan mengirimkan permintaan kepada komandan KFOR untuk memastikan pengerahan anggota tentara dan polisi Republik Serbia ke wilayah Kosovo dan Metohija,” ungkap Vucic, mengacu pada misi Pasukan Kosovo yang dipimpin NATO di provinsi tersebut.

Baca juga: PBB Peringatkan Bahaya Barat Persenjatai Ukraina

Di bawah Resolusi 1244 Dewan Keamanan PBB, Serbia memiliki hak mengirim personel militer dan polisi ke Kosovo dalam situasi tertentu, termasuk jika “kehidupan damai dan normal” penduduknya terancam.

Kosovo telah diduduki pasukan NATO sejak blok tersebut mengintervensi untuk mengusir pasukan Yugoslavia keluar dari provinsi tersebut pada tahun 1999.

Mengingat pendudukan ini, dan deklarasi kemerdekaan Kosovo pada tahun 2008, Vucic mengatakan KFOR kemungkinan akan menolak permintaannya, meskipun “itu adalah kewajiban untuk KFOR.”

Baca juga: Jerman Jelaskan Alasan Menolak Rudal Patriot ke Ukraina

Otoritas etnik Albania di Kosovo mengirim ratusan petugas polisi ke distrik Kosovska Mitrovica yang mayoritas Serbia utara pada Kamis, pelanggaran kesepakatan 2013 antara Beograd dan Pristina.

Polisi Kosovo menyita 42.000 liter wine dari kilang wine yang dikelola Serbia di Velika Hoca pada hari yang sama, dan mengirim unit polisi anti huru hara ke taman kanak-kanak di Leposavic sehari sebelumnya.

Insiden tersebut merupakan gejolak terbaru sejak Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti mengumumkan larangan pelat nomor mobil Serbia pada Juli, mengutip perjanjian 2013 yang mengatur hubungan antara Beograd dan Pristina.

Serbia menganggap perjanjian itu sebagai langkah mengakui kemerdekaan Kosovo, dan belum meratifikasinya.

Vucic mengklaim pada Sabtu bahwa Kosovo berencana mengajukan permohonan pekan depan untuk menjadi anggota Uni Eropa.

Dia mengatakan Serbia menentang rencana ini, karena “hanya negara berdaulat dan merdeka yang dapat meminta izin masuk,” yang tidak termasuk Kosovo.

Selain itu, lima negara Uni Eropa (UE), termasuk Spanyol dan Yunani, tidak mengakui Kosovo sebagai negara merdeka.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa India Awasi...
Mengapa India Awasi Ketat Masjid dan Madrasah di Kashmir?
Korea Utara Tembak Jatuh...
Korea Utara Tembak Jatuh Drone Pengintai Korea Selatan setelah Langgar Wilayah Sejauh 8 Km
Thailand dan Kamboja...
Thailand dan Kamboja Sepakat Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang Mematikan
500.000 Warga Kamboja...
500.000 Warga Kamboja dan Thailand Mengungsi akibat Perang
Perang Thailand dan...
Perang Thailand dan Kamboja Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Bertambah
Pasukan Afghanistan...
Pasukan Afghanistan dan Pakistan Saling Tembak di Sepanjang Perbatasan
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved