Korea Utara Tembak Jatuh Drone Pengintai Korea Selatan setelah Langgar Wilayah Sejauh 8 Km

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:15 WIB
loading...
Korea Utara Tembak Jatuh...
Drone Korsel ditembak jatuh Korea Utara. Foto/kcna
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menuduh Korea Selatan (Korsel) melanggar wilayah udaranya menggunakan drone lebih dari sekali. Tudingan itu dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada hari Sabtu (10/1/2026).

Kantor berita Korea Selatan Yonhap mengatakan pada hari Sabtu, mengutip KCNA, bahwa militer Korea Utara menyerang satu drone, yang jatuh sekitar 1.200 meter (0,7 mil) dari Muksan-ri, daerah pedesaan di pinggiran Kaesong, dekat perbatasan antar-Korea, pada tanggal 4 Januari.

"Pada tanggal 4 Januari, sub-unit Tentara Rakyat Korea yang bertugas untuk pengawasan udara perbatasan menangkap dan melacak target udara yang bergerak ke utara dari langit di atas daerah Hado-ri, Songhae-myon, Kabupaten Kanghwa, Kota Incheon. Mereka secara taktis membiarkannya terbang sejauh 8 km di atas wilayah udara DPRK dan menyerangnya dengan aset perang elektronik khusus dan memaksanya jatuh ke tempat 1.200 meter dari Ketinggian 101,5 di Muksan-ri, Distrik Kaephung, Kotamadya Kaesong," ungkap seorang juru bicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea, seperti dikutip KCNA pada hari Sabtu.

Juru bicara tersebut mengingat kembali insiden lain di mana satu drone Korea Selatan melanggar wilayah udara Pyongyang pada Oktober 2024, serta insiden drone pada 27 September 2025.

"Drone musuh, yang lepas landas di daerah Joksong-myon, Kota Phaju, Provinsi Kyonggi, Korea Selatan, sekitar pukul 11:15 pada 27 September tahun lalu, dijatuhkan oleh serangan elektronik menggunakan teknologi militer khusus Korps ke-2 kami ke sawah di daerah Sasi-ri, Kabupaten Jangphung, Kotamadya Kaesong sekitar pukul 14:25 saat kembali melalui Kotamadya Kaesong setelah menyusup ke langit di atas Kabupaten Phyongsan, Provinsi Hwanghae Utara, Korea Utara," ujar juru bicara tersebut.

Juru bicara tersebut menjelaskan drone tersebut dilengkapi dengan perangkat pengawasan dan kamera-kamera tersebut berisi rekaman video wilayah Korea Utara dan objek-objek regional utama.

Juru bicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea membandingkan Korea Selatan dengan rezim Kiev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Iran Ancam Serang Pangkalan...
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah
Rekomendasi
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Berita Terkini
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved