Mengapa India Awasi Ketat Masjid dan Madrasah di Kashmir?

Selasa, 20 Januari 2026 - 01:10 WIB
loading...
Mengapa India Awasi...
India awasi ketat masjid dan amdrasah di Kashmir,. Foto/X/@MujtabaAasif
A A A
NEW DELHI - Mohammad Nawaz Khan menyesali hari ketika ayahnya, Sanaullah Khan, seorang pensiunan pegawai pemerintah, setuju untuk memimpin komite pengelola masjid lingkungan di kota utama Srinagar, Kashmir yang dikelola India.

Kekhawatiran Khan dimulai awal bulan ini setelah polisi mulai mendistribusikan formulir empat halaman, yang secara harfiah berjudul "pemprofilan masjid", kepada para petugas mereka, memicu kekhawatiran akan peningkatan pengawasan dan tuduhan kebijakan diskriminatif terhadap penduduk di wilayah mayoritas Muslim yang disengketakan tersebut.

Satu halaman formulir mengumpulkan informasi tentang masjid itu sendiri, meminta informasi tentang “sekte ideologis” yang dianutnya, tahun pendiriannya, sumber pendanaannya, pengeluaran bulanan, jumlah orang yang dapat berkumpul, dan detail kepemilikan tanah tempat bangunan itu berdiri.

Tiga halaman sisanya mengumpulkan detail pribadi orang-orang – imam, muazin, khatib, dan lainnya – yang terkait dengan masjid, termasuk nomor ponsel, email, paspor, kartu kredit, dan detail rekening bank mereka. Kolom-kolom yang lebih berbahaya dalam formulir tersebut meminta responden untuk menyatakan apakah mereka memiliki kerabat di luar negeri, "organisasi" yang mereka ikuti, atau bahkan model ponsel mereka dan akun media sosial mereka.

Formulir serupa juga telah dibagikan kepada orang-orang yang menjalankan "madrasah" (sekolah agama) di wilayah tersebut.

“Ini bukan tempat di mana Anda dapat hidup dengan tenang. Setiap saat, kami diminta untuk mengisi satu formulir atau formulir lainnya,” kata Nawaz, 41, kepada Al Jazeera saat duduk di dalam toko kelontongnya di daerah Jawahar Nagar, Srinagar.

“Mereka meminta informasi yang sangat detail tentang lembaga keagamaan dan mereka yang terkait dengannya. Formulir tersebut meminta detail tentang afiliasi sektarian, sumber pendanaan, kepemilikan tanah, kegiatan amal, dan banyak lagi,” katanya.



“Saya tidak mengerti mengapa polisi membutuhkan begitu banyak informasi pribadi. Menyimpan catatan yang begitu detail tidak aman bagi keluarga seperti keluarga saya. Di daerah konflik seperti Kashmir, ini dapat memiliki konsekuensi serius.”

Warga mengatakan kegiatan polisi ini terasa kurang seperti survei rutin dan lebih seperti upaya negara untuk mengendalikan lembaga-lembaga keagamaan Kashmir yang secara tradisional mengelola urusan mereka sendiri.

Mutahida Majlis-e-Ulema (MMU), badan payung terbesar kelompok-kelompok keagamaan Islam di Kashmir, menentang pembuatan profil masjid, menyebutnya sebagai upaya untuk mengendalikan lembaga-lembaga keagamaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved