Turki Berharap Dapat Lampu Hijau dari AS untuk Pembelian Jet Tempur F-16

Sabtu, 10 Desember 2022 - 18:30 WIB
loading...
Turki Berharap Dapat...
Turki Berharap Dapat Lampu Hijau dari AS untuk Pembelian Jet Tempur F-16. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Turki yakin kesepakatan senilai USD6 miliar yang telah lama ditunggu-tunggu untuk membeli jet tempur F-16 akan berjalan setelah Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) memperkenalkan amandemen anggaran pertahanan tahunan yang menghilangkan serangkaian rintangan untuk penjualan tersebut.

Pada Selasa (6/12/2022), anggota parlemen di Senat dan DPR AS mencapai kesepakatan tentang RUU kebijakan pertahanan tahunan. Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional Fiskal 2023 akan disahkan oleh Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat bulan ini sebelum dikirim ke Gedung Putih.

Baca: Turki: Jika Ingin Gabung NATO, Finlandia Harus Akhiri Embargo Senjata

Pada Oktober 2021, Turki mengajukan permintaan ke AS untuk membeli 40 jet tempur Lockheed Martin F-16 dan sekitar 80 kit modernisasi untuk memperbarui armada yang ada. Namun, Washington sejauh ini telah menolak untuk memberikan "lampu hijau" atas penjualan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu harus mengikuti proses standar.

“Penghapusan pasal-pasal yang mengikat penjualan jet tempur ke Ankara dengan persyaratan terbatas dari draf NDAA menghilangkan hambatan penting untuk pembelian Turki atas 40 F-16 baru dan 80 kit modernisasi F-16 dari AS,” kata Ozgur Unluhisarcikli, Ankara direktur kantor Dana Marshall Jerman AS, kepada Arab News.

Dalam sebuah surat yang ditulis kepada Kongres pada bulan Maret, Departemen Luar Negeri mengatakan potensi penjualan jet dan perlengkapan modernisasi ke Turki akan memperkuat hubungan bilateral dan persatuan jangka panjang NATO.

“Pemerintah yakin bahwa tetap ada kepentingan persatuan dan kemampuan aliansi NATO jangka panjang, serta kepentingan keamanan nasional, ekonomi dan komersial AS yang didukung oleh hubungan perdagangan pertahanan AS yang sesuai dengan Turki,” kata surat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved