Sutradara No Other Land Bagikan Video Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:47 WIB
loading...
Sutradara No Other Land...
Pemukim Israel menyerang warga Palestina dengan tongkat besi. Foto/X
A A A
TEPI BARAT - Yuval Abraham, salah satu sutradara Israel dari film dokumenter pemenang Academy Award Oscar, No Other Land, menyoroti serangan pemukim Israel lainnya yang melukai parah seorang anak laki-laki Palestina berusia 17 tahun di daerah Masafar Yatta di Tepi Barat.

Abraham sebelumnya telah mendapat permintaan maaf dari Academy karena tidak menyebutkan nama Hamdan Ballal dalam pernyataan menyusul pemukulan rekan sutradara Palestina-nya oleh pemukim Israel selama serangan di rumahnya dan penangkapan berikutnya oleh pasukan Israel.



Dalam posting di media sosial, Abraham yang mengkritik Academy Award ketika tidak menyebutkan nama Ballal, menggambarkan serangan kejam terhadap remaja Palestina itu sebagai "pogrom".

"Qusai, 17 tahun, bukanlah pemenang Oscar, jadi orang-orang tidak akan mendengarnya, tetapi ini adalah video pemukim bertopeng yang memukulinya dengan batang logam sementara ibunya berteriak di latar belakang," ujar dia.

Rekaman video yang diperoleh kantor berita AP dan didukung kesaksian dari para saksi Palestina membantah pernyataan resmi pasukan Israel setelah para pemukim Israel menyerang satu desa Palestina di selatan Tepi Barat yang diduduki pada hari Jumat (28/3/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved