Sekjen NATO Khawatir Perang Ukraina Bisa Jadi Konflik yang Lebih Luas

Sabtu, 10 Desember 2022 - 17:50 WIB
loading...
Sekjen NATO Khawatir...
Sekjen NATO Khawatir Perang Ukraina Bisa Jadi Konflik yang Lebih Luas. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengungkapkan kekhawatiran bahwa pertempuran di Ukraina dapat lepas kendali dan menjadi perang antara Rusia dan NATO.

“Jika ada yang salah, mereka bisa menjadi sangat salah,” kata Stoltenberg dalam sambutannya kepada penyiar Norwegia NRK, Jumat (9/12/2022).

Baca: Zelensky: Tentara Rusia Hancurkan Bakhmut, Sulitkan Serangan Ukraina

“Ini adalah perang yang mengerikan di Ukraina. Itu juga perang yang bisa menjadi perang penuh yang menyebar menjadi perang besar antara NATO dan Rusia. Kami sedang mengusahakannya setiap hari untuk menghindari itu," lanjut Stoltenberg.

Stoltenberg juga mengatakan dalam wawancara itu, bahwa tidak ada keraguan kemungkinan perang besar-besaran. Ia menambahkan bahwa penting untuk menghindari konflik yang melibatkan lebih banyak negara di Eropa dan menjadi penuh -perang di Eropa.

Kremlin telah berulang kali menuduh sekutu NATO secara efektif menjadi pihak dalam konflik dengan memberi Ukraina senjata, melatih pasukannya, dan memberi makan intelijen militer untuk menyerang pasukan Rusia.

Dalam komentar yang mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Barat, Presiden Vladimir Putin menyarankan agar Moskow berpikir untuk menggunakan apa yang dia gambarkan sebagai konsep serangan pendahuluan AS.

Baca: Jet Tempurnya Dihantam Drone Iran, Pilot Ukraina Selfie Wajah Penuh Darah

“Berbicara tentang serangan pelucutan senjata, mungkin ada baiknya memikirkan untuk mengadopsi ide-ide yang dikembangkan oleh rekan-rekan AS kami, ide-ide mereka untuk memastikan keamanan mereka,” katanya.

Jauh sebelum perang Ukraina, Kremlin menyatakan keprihatinan tentang upaya AS untuk mengembangkan apa yang disebut kemampuan Serangan Global Cepat yang membayangkan mengenai sasaran strategis musuh dengan senjata konvensional yang dipandu dengan presisi di mana pun di dunia dalam waktu satu jam.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved