Siapakah Dina Boluarte, Presiden Wanita Pertama Peru?
Kamis, 08 Desember 2022 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Selama pemilihan umum 2021, Boluarte adalah calon wakil presiden untuk partai Peru Libre dan berpasangan dengan Castillo. Castillo memenangkan pemilihan presiden dalam pemungutan suara putaran kedua dengan 8.836.380 suara, menurut Juri Pemilihan Nasional (JNE).
Dalam sebuah wawancara dengan Fernando del Rincon dari CNN en Espanol tahun itu, Boluarte berkata: “Kami membutuhkan Kongres yang bekerja untuk kebutuhan masyarakat Peru dan berkoordinasi secara positif dengan Eksekutif sehingga kedua kekuatan Negara dapat bekerja secara terkoordinasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Peru. Kami tidak menginginkan Kongres yang menghalangi. Saya tidak pernah mengatakan bahwa kami akan menutup Kongres.”
Pada 29 Juli 2021, dia dilantik sebagai Menteri Pembangunan dan Inklusi Sosial, posisi yang dipegangnya hingga 25 November 2022, ketika dia mengajukan pengunduran dirinya setelah penunjukan Betssy Chavez sebagai presiden Dewan Menteri.
“Hari ini saya telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kabinet menteri berikutnya. Setelah perenungan mendalam, saya yakin polarisasi saat ini merugikan semua orang, terutama warga negara biasa yang berusaha keluar dari krisis politik dan ekonomi,” tulis Boluarte, yang tidak meninggalkan jabatan wakil presiden, dalam tweetnya saat itu.
Namun, dia tetap menjadi anggota kabinet sebagai wakil presiden. Kurang dari dua minggu kemudian, dia dilantik sebagai pemimpin Peru yang baru.
Baca: Pesawat Tabrak Mobil Pemadam Kebakaran di Bandara Peru, 2 Tewas
Dalam sebuah wawancara dengan Fernando del Rincon dari CNN en Espanol tahun itu, Boluarte berkata: “Kami membutuhkan Kongres yang bekerja untuk kebutuhan masyarakat Peru dan berkoordinasi secara positif dengan Eksekutif sehingga kedua kekuatan Negara dapat bekerja secara terkoordinasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Peru. Kami tidak menginginkan Kongres yang menghalangi. Saya tidak pernah mengatakan bahwa kami akan menutup Kongres.”
Pada 29 Juli 2021, dia dilantik sebagai Menteri Pembangunan dan Inklusi Sosial, posisi yang dipegangnya hingga 25 November 2022, ketika dia mengajukan pengunduran dirinya setelah penunjukan Betssy Chavez sebagai presiden Dewan Menteri.
“Hari ini saya telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kabinet menteri berikutnya. Setelah perenungan mendalam, saya yakin polarisasi saat ini merugikan semua orang, terutama warga negara biasa yang berusaha keluar dari krisis politik dan ekonomi,” tulis Boluarte, yang tidak meninggalkan jabatan wakil presiden, dalam tweetnya saat itu.
Namun, dia tetap menjadi anggota kabinet sebagai wakil presiden. Kurang dari dua minggu kemudian, dia dilantik sebagai pemimpin Peru yang baru.
Baca: Pesawat Tabrak Mobil Pemadam Kebakaran di Bandara Peru, 2 Tewas
(ian)
Lihat Juga :