Presiden Peru Pedro Castillo Digulingkan Secara Dramatis, Digantikan Dina Boluarte

Kamis, 08 Desember 2022 - 07:33 WIB
loading...
Presiden Peru Pedro...
Presiden Peru Pedro Castillo digulingkan secara dramatis setelah gagal membubarkan Parlemen. Foto/REUTERS
A A A
LIMA - Peru memiliki presiden perempuan untuk pertama kalinya, setelah presiden sebelumnya, Pedro Castillo, digulingkan secara dramatis.

Castillo dimakzulkan hanya beberapa jam setelah dia mencoba membubarkan Parlemen pada Rabu waktu setempat.

Dina Boluarte—sebelumnya wakil presiden—dilantik setelah hari yang dramatis di Lima.

Sebelumnya pada hari itu, Castillo mengatakan dia mengganti Kongres atau Parlemen dengan "pemerintahan darurat yang luar biasa".

Tetapi para anggota Parlemen mengabaikan pengumuman tersebut, dan dalam pertemuan darurat memakzulkan presiden.

Baca juga: Guru SD Jadi Presiden Peru, Tanda Rakyat Muak dengan Elite Politik

Dina Boluarte, seorang pengacara berusia 60 tahun, mengatakan dia akan memerintah sampai Juli 2026, saat masa kepresidenan Castillo akan berakhir.

Berbicara setelah mengambil sumpah jabatan, dia menyerukan gencatan senjata politik untuk mengatasi krisis yang mencengkeram negara.

"Yang saya minta adalah ruang, waktu untuk menyelamatkan negara," katanya, seperti dikutip BBC, Kamis (8/12/2022).

Rangkaian peristiwa dramatis hari Rabu dimulai dengan Presiden Pedro Castillo memberikan pidato di televisi nasional di mana dia mengumumkan keadaan darurat.

Dia mengumumkan bahwa dia akan membubarkan Kongres yang dikendalikan oposisi, sebuah langkah yang mengejutkan baik di Peru—beberapa menteri mengundurkan diri sebagai protes—dan di luar negeri.

Kepala Mahkamah Konstitusi menuduhnya melancarkan kudeta, sementara Amerika Serikat sangat mendesak Castillo untuk membatalkan keputusannya.

Polisi dan angkatan bersenjata Peru mengeluarkan pernyataan bersama di mana mereka mengatakan mereka menghormati tatanan konstitusional.

Castillo mencoba membubarkan Kongres hanya beberapa jam sebelum dimulainya proses pemakzulan baru terhadapnya--yang ketiga sejak dia menjabat pada Juli 2021.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi dia berkata: "Menanggapi tuntutan warga di seluruh pelosok negeri, kami telah memutuskan untuk mendirikan pemerintahan luar biasa yang bertujuan menegakkan kembali supremasi hukum dan demokrasi."

"Kongres baru dengan kekuatan konstituen untuk menyusun konstitusi baru akan diadakan tidak lebih dari sembilan bulan," katanya lagi.

Tetapi Kongres, yang dikendalikan oleh partai-partai yang menentang Castillo, mengadakan sesi darurat dan mengadakan pemungutan suara pemakzulan yang coba dicegah oleh Castillo.

Hasilnya luar biasa: 101 memilih untuk memakzulkannya, dengan hanya enam suara menentang dan 10 abstain.

Setelah pemakzulan, Castillo terlihat di kantor polisi—tidak diketahui apakah dia ditangkap, atau apakah dia memutuskan untuk hadir di sana.

Dalam foto—yang dibagikan oleh polisi di Twitter tetapi kemudian dihapus—dia terlihat duduk, tampak santai, dan mengobrol dengan orang lain.

Rekaman video kemudian dirilis yang menuunjukkan dokumen penandatanganan Castillo dengan jaksa.

Peru telah melalui periode politik yang sulit, dengan banyak presiden digulingkan dari jabatannya dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2020, ia memiliki tiga presiden dalam waktu lima hari.

Castillo, mantan guru sekolah yang juga politisi sayap kiri, terpilih pada Juni 2021 dalam pemilu yang polarisasi di mana dia mengalahkan saingan politisi sayap kanannya Keiko Fujimori.

Dia baru-baru ini melawan tuduhan korupsi, yang menurutnya merupakan bagian dari rencana untuk menggulingkannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Wapres Ini Segera Dimakzulkan,...
Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved