Presiden Bolivia Jeanine Anez Positif Covid-19
Jum'at, 10 Juli 2020 - 08:48 WIB
loading...
Presiden interim Bolivia Jeanine Anez. Foto/REUTERS/David Mercado
A
A
A
LA PAZ - Presiden Bolivia Jeanine Anez mengatakan dia telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 .
Anez, dalam sebuah tweet pada hari Kamis mengatakan dia dalam kondisi baik dan terus bekerja sambil diisolasi. "Bersama-sama, kita akan keluar dari ini," tulis dia, seperti dikutip Reuters, Jumat (10/7/2020).
Pemerintah Bolivia mengonfirmasi bahwa setidaknya tujuh menteri, termasuk menteri kesehatannya, telah dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan atau memulihkan diri di rumah.
Anez mengatakan dia telah melakukan tes mengingat banyak dari timnya jatuh sakit. (Baca: 3 Juta Orang Positif Covid-19, AS Cetak Sejarah Suram )
"Saya merasa sehat, saya merasa kuat, saya akan terus bekerja dari isolasi, dan saya ingin berterima kasih kepada semua warga Bolivia yang bekerja untuk membantu kami dalam krisis kesehatan ini," katanya.
Bolivia dijadwalkan mengadakan pemilihan umum pada 6 September. Pemilihan awalnya direncanakan pada Mei tetapi tertunda karena pandemi virus corona baru ini.
Gejolak politik mencengkeram negara itu Oktober lalu ketika hasil pemilihan umum yang disengketakan menyebabkan protes luas yang akhirnya menggulingkan pemimpin kiri Evo Morales.
Anez, dalam sebuah tweet pada hari Kamis mengatakan dia dalam kondisi baik dan terus bekerja sambil diisolasi. "Bersama-sama, kita akan keluar dari ini," tulis dia, seperti dikutip Reuters, Jumat (10/7/2020).
Pemerintah Bolivia mengonfirmasi bahwa setidaknya tujuh menteri, termasuk menteri kesehatannya, telah dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan atau memulihkan diri di rumah.
Anez mengatakan dia telah melakukan tes mengingat banyak dari timnya jatuh sakit. (Baca: 3 Juta Orang Positif Covid-19, AS Cetak Sejarah Suram )
"Saya merasa sehat, saya merasa kuat, saya akan terus bekerja dari isolasi, dan saya ingin berterima kasih kepada semua warga Bolivia yang bekerja untuk membantu kami dalam krisis kesehatan ini," katanya.
Bolivia dijadwalkan mengadakan pemilihan umum pada 6 September. Pemilihan awalnya direncanakan pada Mei tetapi tertunda karena pandemi virus corona baru ini.
Gejolak politik mencengkeram negara itu Oktober lalu ketika hasil pemilihan umum yang disengketakan menyebabkan protes luas yang akhirnya menggulingkan pemimpin kiri Evo Morales.
Lihat Juga :