Turki: Jika Ingin Gabung NATO, Finlandia Harus Akhiri Embargo Senjata

Rabu, 07 Desember 2022 - 09:20 WIB
loading...
Turki: Jika Ingin Gabung...
Turki: Jika Ingin Gabung NATO, Finlandia Harus Akhiri Embargo Senjata
A A A
ANKARA - Finlandia harus secara terbuka menyatakan bahwa pihaknya mencabut embargo senjata terhadap Turki . Langkah itu perlu diambil untuk mendapatkan persetujuan Ankara atas keanggotaan Finlandia di NATO.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu membuat komentar tersebut menjelang kunjungan Menteri Pertahanan Finlandia Antti Kaikkonen, yang akan membahas tawaran negaranya untuk bergabung dengan NATO.

Baca: Finlandia Siap Hadapi Semua Skenario Respons Rusia Saat Gabung NATO

"Kunjungan Menteri Pertahanan Finlandia ke Turki penting, karena kami belum mendengar pernyataan dari Finlandia yang mengatakan mereka telah mencabut embargo senjata terhadap kami," kata Cavusoglu kepada wartawan, seperti dikutip dari AP. "Kami mengharapkan pernyataan seperti itu dari sana," lanjutnya.

Swedia dan Finlandia meninggalkan kebijakan nonblok militer mereka yang telah berlangsung lama dan melamar keanggotaan dalam aliansi tersebut. Langkah ini diambil setelah pasukan Rusia menginvasi Ukraina pada bulan Februari, di tengah kekhawatiran bahwa Rusia mungkin akan menargetkan mereka selanjutnya.

Tetapi, Turki yang beranggotakan NATO telah menahan tawaran Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan aliansi militer, menuduh kedua negara Nordik mengabaikan ancaman terhadap Turki dari militan Kurdi dan kelompok lain yang dianggapnya sebagai teroris dan menekan mereka untuk menindak kelompok-kelompok ini. Ankara juga menekan kedua negara untuk mencabut larangan de-facto penjualan senjata ke Turki.

Baca: PM Finlandia Desak Negara Demokrasi Tingkatkan Sanksi pada Rusia

Swedia mengumumkan pada bulan September bahwa mereka mencabut embargo senjata yang telah diberlakukan di Ankara pada tahun 2019 setelah operasi militer Turki melawan milisi Kurdi di Suriah.

Turki, yang menuduh negara-negara Nordik mengabaikan ancaman terhadapnya dari militan Kurdi dan kelompok lain yang dianggapnya sebagai teroris, belum mendukung aksesi mereka. Parlemen Turki dan Hongaria belum meratifikasi aplikasi mereka. 28 negara anggota NATO lainnya telah melakukannya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved