AS Sebut Vladimir Putin Bawa Perang Ukraina ke Level Barbar Baru

Senin, 05 Desember 2022 - 07:22 WIB
loading...
AS Sebut Vladimir Putin...
Amerika Serikat anggap Presiden Rusia Vladimir Putin membawa perangnya di Ukraina ke level barbar baru. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Amerika Serikat (AS) berpendapat Presiden Rusia Vladimir Putin tidak tulus tentang dialog damai dengan Ukraina . Sebab, dia membawa perang ke level "barbarisme" baru dengan mencoba mematikan listrik warga sipil.

Pendapat itu diutarakan Wakil Menteri Luar Negeri AS Urusan Politik Victoria Nuland saat bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky dan pejabat senior Ukraina lainnya di Kiev.

Kunjungan diplomat Washington itu untuk menunjukkan dukungan Amerika pada saat Rusia berusaha menghancurkan infrastruktur energi negara itu.

"Diplomasi jelas merupakan tujuan semua orang, tetapi Anda harus memiliki mitra yang bersedia," katanya kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Kremlin: Putin Terbuka untuk Dialog, tapi Barat Harus Terima Tuntutan Rusia

"Dan sangat jelas, apakah itu serangan energi, apakah itu retorika dari Kremlin dan sikap umum, bahwa Putin tidak tulus atau siap untuk itu," lanjut dia.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Kamis pekan lalu bahwa dia siap untuk berbicara dengan Putin jika pemimpin Rusia itu tertarik untuk mengakhiri perangnya di Ukraina.

Namun gagasan itu mati dengan cepat ketika Kremlin mengatakan Barat harus mengakui aneksasi yang diumumkan Moskow atas empat wilayah Ukraina.

Reaksi dari Rusia ini, kata Nuland, menunjukkan "betapa tidak seriusnya mereka".

Rusia telah melakukan serangan besar-besaran terhadap transmisi listrik dan infrastruktur pemanas Ukraina sejak Oktober, yang menurut Kiev dan sekutunya adalah kampanye yang disengaja untuk menyakiti warga sipil dan merupakan kejahatan perang.

"Putin telah membawa perang ini kelevel barbarisme baru, membawanya ke setiap rumah Ukraina saat dia mencoba mematikan lampu dan air dan mencapai apa yang tidak bisa dia lakukan di medan perang," kata Nuland.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dengan cepat merespons anggapan Amerika tersebut.

"Bukan tugas Nuland untuk mengajar dunia—hanya gabungan Amerika Serikat dan NATO yang menghancurkan lebih banyak jaringan energi daripada yang dihancurkan Amerika Serikat dengan sendirinya," kata Zakharova di saluran Telegram, menunjuk ke serangan tahun 1999 di Serbia.

Selama serangan di Serbia, pesawat tempur mematikan aliran listrik ke lebih dari 70% area. Data itu menurut NATO.

Nuland juga bertemu Andriy Yermak, kepala kantor Zelensky, yang menyatakan terima kasih atas bantuan miliaran dolar yang telah diberikan Washington ke Ukraina.

"Kemenangan Ukraina, yang kami yakini, akan menjadi kemenangan bersama kami," kata kantor Zelensky mengutip ucapannya kepada Nuland.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved