Lawan Rusia, AS Ingin Pindahkan Sistem Rudal NASAMS dari Timur Tengah ke Ukraina

Sabtu, 03 Desember 2022 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Hayes mengatakan diperlukan waktu dua tahun untuk membangun NASAMS baru karena waktu yang diperlukan untuk membeli komponen elektronik dan motor roket.

Pemerintahan Presiden Joe Biden diminta menyetujui pengaturan untuk mentransfer sistem pertahanan udara ke Ukraina. Namun, seorang juru bicara Departemen Pertahanan belum bersedia menanggapi permintaan komentar.

Pejabat Ukraina telah menghabiskan waktu berbulan-bulan melobi AS agar mengirim NASAMS ke Kiev untuk melawan serangan rudal Rusia.

Sistem tersebut memiliki jangkauan intersepsi yang lebih jauh daripada peralatan pertahanan udara lain yang dikirim negara-negara Barat ke Ukraina. Dua yang pertama tiba pada awal November, dan AS menjanjikan lebih banyak lagi yang akan datang.

Baca juga: Dua Sistem Baru NASAMS Dipasang di Ukraina Hari Ini

Pada hari Rabu, Angkatan Darat AS memberikan kontrak senilai hingga USD1,2 miliar untuk mengirimkan enam NASAMS ke Ukraina pada tahun 2025. Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari paket Prakarsa Bantuan Keamanan Ukraina kelima dan mencakup pelatihan dan dukungan logistik.

Raytheon menolak menyebutkan nama negara-negara Timur Tengah yang NASAMS-nya akan dipindahkan ke Ukraina. Tapi pembeli di wilayah tersebut adalah Oman dan Qatar, menurut catatan Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA).

Oman menandatangani kontrak dengan Raytheon pada 2014 untuk mendapatkan NASAMS, dengan pengiriman pada 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved