Komandan Lituania: Pasukan AS Siap Tempur di Perbatasan Rusia

Sabtu, 03 Desember 2022 - 02:05 WIB
loading...
Komandan Lituania: Pasukan...
Prajurit Angkatan Bersenjata Lituania berbaris selama kunjungan Presiden Lituania Gitanas Nauseda di Druskininkai, Lituania, 22 November 2021. Foto/REUTERS/Janis Laizans
A A A
VILNIUS - Pasukan Amerika Serikat (AS) yang ditempatkan di Lituania telah mengubah sikap mereka dari pencegahan Rusia menjadi kesiapan tempur.

Kepala Pertahanan Lituania Letnan Jenderal Valdemaras Rupsys mengungkapkan hal itu di tengah perang yang masih berkecamuk antara Rusia dan Ukraina.

Lituania berbatasan dengan eksklaf Kaliningrad Rusia di Laut Baltik, serta dengan Belarusia dan Latvia.

“Faktor utamanya biasanya adalah pencegahan, demonstrasi bahwa mereka ada di sini dan dapat meningkatkan kekuatan kami kapan saja,” ungkap Rupsys kepada radio LRT, Jumat.

Baca juga: Makin Banyak Paket Misterius Dikirim ke Sejumlah Kedubes Ukraina

“Dan sekarang situasinya telah berubah: unit-unit itu dikerahkan agar mereka dapat segera bertempur. Ini adalah transisi yang mulus dari satu mode ke mode lainnya,” ujar dia.

“Setidaknya hingga 2025, kami akan merotasi unit-unit AS yang akan melakukan pelatihan militer dan berfungsi sebagai faktor pencegahan, tetapi juga siap melakukan tindakan defensif bersama kami dan sekutu lainnya,” papar dia.

Baca juga: Pertahanan Rusia Diperbarui, Tentara Tak Takut Lagi Digempur HIMARS

Kepala pertahanan mengatakan pada Rabu bahwa dia telah diyakinkan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley bahwa pasukan Amerika akan memiliki "kehadiran yang gigih di Lituania."

Unit AS seukuran batalion dengan sekitar 500 tentara, tank Abrams, dan kendaraan lapis baja Bradley telah ditempatkan secara bergilir di kota Pabrade, Lituania timur, sejak 2019.

NATO juga mempertahankan unit multinasional yang dipimpin Jerman di negara itu.

Blok pimpinan AS mengumumkan peningkatan kemampuan militernya sebagai tanggapan atas operasi militer Rusia di Ukraina, yang dimulai pada bulan Februari.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada Juni bahwa pasukan tanggap cepat aliansi akan tumbuh dari sekitar 40.000 menjadi lebih dari 300.000.

Moskow berulang kali menganggap pasukan NATO di dekat perbatasannya sebagai ancaman keamanan nasional.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada Kamis bahwa tindakan blok tersebut menandakan kembalinya ke "prioritas konseptual" yang diadopsi selama Perang Dingin.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved