Awas! Tanaman Beracun Ini Lebih Mematikan dari Bisa King Cobra

Kamis, 01 Desember 2022 - 23:42 WIB
loading...
Awas! Tanaman Beracun...
Biji kacang rosario memiliki racun yang lebih mematikan dari bisa king kobra. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
NEW DELHI - Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun di India meninggal setelah memakan biji kacang rosario, sebuah tanaman yang sangat beracun. Sedangkan saudaranya yang berusia dua tahun lebih tua dalam kondisi kritis.

Bocah nahas itu meninggal dalam waktu 24 jam setelah memakan tanaman itu. Sang kakak berhasil diselamatkan setelah dirawat di rumah sakit New Delhi.

Kacang rosario, secara ilmiah dikenal sebagai Abrus Precatorius, adalah salah satu tanaman paling beracun di planet ini. Meskipun asli India dan sebagian Asia tropis, tanaman ini dapat ditemukan di seluruh Florida dan Hawaii. Tanaman ini sering digunakan oleh tukang kebun sebagai tanaman hias. Di India tanaman ini dikenal dengan nama Ratti atau Gunchi.

Baca: YouTuber Cantik Korea Dilecehkan saat Siaran Langsung di Mumbai

Racun itu sendiri, abrin, adalah salah satu racun paling kuat yang diketahui manusia. Ini 30 kali lebih mematikan daripada risin, racun yang berasal dari biji jarak yang masuk ke budaya populer berkat serial TV kabel Breaking Bad. Menelan satu biji kacang rosario yang dikunyah dengan baik sudah cukup untuk membunuh manusia, dan tidak ada obat penawarnya.

Abrin sangat mematikan sehingga sebanding dengan racun beberapa ular paling mematikan di dunia. Dengan dosis mematikan antara 0,01 dan 0,1 miligram per kilogram berat badan, ia dapat membunuh lebih efektif daripada gigitan king kobra, yang memiliki dosis mematikan sekitar 0,9 miligram per kilogram.

Abrin bekerja dengan mencegah sel-sel dalam tubuh membuat protein yang mereka butuhkan untuk berfungsi, yang pada akhirnya menyebabkan kematian sel. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) gejala keracunan dalam dosis mematikan dapat berupa muntah, diare berdarah, halusinasi, kejang, dan kegagalan organ. Ini adalah beberapa gejala yang ditunjukkan oleh dua anak laki-laki di India.

Baca: Santroni Kantor Polisi, Tikus Sikat Habis Hampir 200kg Ganja

"Anak itu tidak sadar, mudah tersinggung, menderita ensefalopati — pembengkakan di otak — dan alat vital yang tidak stabil: tinggi denyut nadi dengan kejutan," kata Dr. Dhiren Gupta, seorang konsultan senior di Rumah Sakit Sir Ganga Ram di New Delhi, menggambarkan kondisi anak laki-laki yang lebih tua dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (1/12/2022).

Gupta mengatakan meskipun tidak ada obat penawar yang diketahui, perawatan medis darurat dapat mengurangi efek racun tersebut. Perawatan ini dapat melibatkan obat-obatan untuk mengobati kejang dan tekanan darah rendah, serta bantuan pernapasan dan suntikan intravena.

Anak laki-laki yang selamat itu kini telah keluar dari rumah sakit dan dalam kondisi stabil.

Baca: Pasangan Selingkuh Ini Dilem saat Berhubungan Seks di Hutan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved