Awas! Tanaman Beracun Ini Lebih Mematikan dari Bisa King Cobra
Kamis, 01 Desember 2022 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Santroni Kantor Polisi, Tikus Sikat Habis Hampir 200kg Ganja
"Anak itu tidak sadar, mudah tersinggung, menderita ensefalopati — pembengkakan di otak — dan alat vital yang tidak stabil: tinggi denyut nadi dengan kejutan," kata Dr. Dhiren Gupta, seorang konsultan senior di Rumah Sakit Sir Ganga Ram di New Delhi, menggambarkan kondisi anak laki-laki yang lebih tua dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (1/12/2022).
Gupta mengatakan meskipun tidak ada obat penawar yang diketahui, perawatan medis darurat dapat mengurangi efek racun tersebut. Perawatan ini dapat melibatkan obat-obatan untuk mengobati kejang dan tekanan darah rendah, serta bantuan pernapasan dan suntikan intravena.
Anak laki-laki yang selamat itu kini telah keluar dari rumah sakit dan dalam kondisi stabil.
Baca: Pasangan Selingkuh Ini Dilem saat Berhubungan Seks di Hutan
"Anak itu tidak sadar, mudah tersinggung, menderita ensefalopati — pembengkakan di otak — dan alat vital yang tidak stabil: tinggi denyut nadi dengan kejutan," kata Dr. Dhiren Gupta, seorang konsultan senior di Rumah Sakit Sir Ganga Ram di New Delhi, menggambarkan kondisi anak laki-laki yang lebih tua dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (1/12/2022).
Gupta mengatakan meskipun tidak ada obat penawar yang diketahui, perawatan medis darurat dapat mengurangi efek racun tersebut. Perawatan ini dapat melibatkan obat-obatan untuk mengobati kejang dan tekanan darah rendah, serta bantuan pernapasan dan suntikan intravena.
Anak laki-laki yang selamat itu kini telah keluar dari rumah sakit dan dalam kondisi stabil.
Baca: Pasangan Selingkuh Ini Dilem saat Berhubungan Seks di Hutan
(ian)
Lihat Juga :