UE Klaim 100 Ribu Tentara Ukraina Tewas, Kiev Naik Pitam
Kamis, 01 Desember 2022 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Mantan Presiden Rusia Ejek UE Habis-habisan karena Hapus Data Korban Ukraina
Setelah video dirilis, Bohdan Senyk, juru bicara angkatan bersenjata Ukraina, mengatakan kepada outlet Ukraina Ukrainska Pravda: "Kami tidak dapat mengkonfirmasi angka ini."
"Kami menekankan bahwa kerugian tentara Ukraina adalah informasi rahasia dan tunduk pada pembatasan publikasi," ia menambahkan seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (1/12/2022).
Namun Senyk menyambut sisa pidato von der Leyen, di mana dia mengatakan Moskow harus membayar kompensasi atas kerusakan yang diperkirakan berjumlah USD619 miliar.
Uni Eropa telah memblokir 300 miliar Euro atau sekitar Rp4.861 triliun uang Rusia, tambah presiden, dan akan membuat struktur untuk menginvestasikan dana dan menggunakan hasilnya untuk membangun kembali Ukraina.
Baca: UE Punya Rencana Kirimkan Dana Rusia yang Dibekukan ke Ukraina
"Kami hanya dapat mendukung tindakan yang akan berkontribusi pada hukuman hukum bagi mereka yang mengorganisir genosida rakyat Ukraina," kata Senyk.
Setelah video dirilis, Bohdan Senyk, juru bicara angkatan bersenjata Ukraina, mengatakan kepada outlet Ukraina Ukrainska Pravda: "Kami tidak dapat mengkonfirmasi angka ini."
"Kami menekankan bahwa kerugian tentara Ukraina adalah informasi rahasia dan tunduk pada pembatasan publikasi," ia menambahkan seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (1/12/2022).
Namun Senyk menyambut sisa pidato von der Leyen, di mana dia mengatakan Moskow harus membayar kompensasi atas kerusakan yang diperkirakan berjumlah USD619 miliar.
Uni Eropa telah memblokir 300 miliar Euro atau sekitar Rp4.861 triliun uang Rusia, tambah presiden, dan akan membuat struktur untuk menginvestasikan dana dan menggunakan hasilnya untuk membangun kembali Ukraina.
Baca: UE Punya Rencana Kirimkan Dana Rusia yang Dibekukan ke Ukraina
"Kami hanya dapat mendukung tindakan yang akan berkontribusi pada hukuman hukum bagi mereka yang mengorganisir genosida rakyat Ukraina," kata Senyk.
Lihat Juga :