Buntut Tewasnya Personel Pasukan Paramiliter, 3 Remaja Iran Terancam Hukuman Mati
Kamis, 01 Desember 2022 - 00:30 WIB
loading...
Buntut Tewasnya Personel Pasukan Paramiliter, 3 Remaja Iran Terancam Hukuman Mati. FOTO/Reuters
A
A
A
TEHERAN - Tiga remaja Iran termasuk di antara 15 orang yang dapat menghadapi hukuman mati atas pembunuhan seorang anggota pasukan paramiliter pro-pemerintah, kata pengadilan, Rabu (30/11/2022).
Iran telah diguncang oleh kekerasan jalanan sejak kematian Mahsa Amini pada 16 September, seorang warga Iran berusia 22 tahun asal Kurdi, setelah penangkapannya di Teheran. Ia ditangkap karena dugaan pelanggaran aturan berpakaian negara untuk perempuan.
Baca: Panglima Tertinggi Garda Revolusi Janjikan Kuburan untuk Musuh-musuh Iran
Sekelompok orang yang terdiri dari 15 individu didakwa dengan “korupsi di bumi” atas kematian Ruhollah Ajamian, seorang anggota pasukan paramiliter Basij, situs web pengadilan Mizan Online melaporkan.
Jaksa menuduh Ajamian, 27, ditelanjangi dan dibunuh pada 3 November di Karaj, sebuah kota di sebelah barat Teheran, oleh sekelompok pelayat yang memberikan penghormatan kepada seorang pengunjuk rasa yang terbunuh.
Iran telah diguncang oleh kekerasan jalanan sejak kematian Mahsa Amini pada 16 September, seorang warga Iran berusia 22 tahun asal Kurdi, setelah penangkapannya di Teheran. Ia ditangkap karena dugaan pelanggaran aturan berpakaian negara untuk perempuan.
Baca: Panglima Tertinggi Garda Revolusi Janjikan Kuburan untuk Musuh-musuh Iran
Sekelompok orang yang terdiri dari 15 individu didakwa dengan “korupsi di bumi” atas kematian Ruhollah Ajamian, seorang anggota pasukan paramiliter Basij, situs web pengadilan Mizan Online melaporkan.
Jaksa menuduh Ajamian, 27, ditelanjangi dan dibunuh pada 3 November di Karaj, sebuah kota di sebelah barat Teheran, oleh sekelompok pelayat yang memberikan penghormatan kepada seorang pengunjuk rasa yang terbunuh.
Lihat Juga :