Ben-Gvir Dianggap PM De Facto, Gantz Peringatkan Kekacauan di Israel

Minggu, 27 November 2022 - 00:30 WIB
loading...
Ben-Gvir Dianggap PM...
Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Benny Gantz yang segera lengser. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Benny Gantz memperingatkan tentang kekacauan di Israel karena menjadikan ketua partai sayap kanan Otzma Yehudit, Itamar Ben-Gvir, sebagai perdana menteri de-facto.

Perdana Menteri yang ditunjuk Benjamin Netanyahu mengizinkan Ben-Gvir menjadi perdana menteri de facto di pemerintahan berikutnya, setelah menandatangani perjanjian dengannya yang memberinya peran keamanan yang diperluas.

"Membentuk pasukan swasta untuk Ben-Gvir di (Tepi Barat yang diduduki) berbahaya... dan akan menciptakan kegagalan keamanan yang nyata," ujar Gantz.

Ben-Gvir, menurut kesepakatan itu, akan diberi gelar baru menteri keamanan nasional dan akan bertanggung jawab atas kepolisian nasional. Tak hanya itu, dia juga mengawasi Divisi Tepi Barat Kepolisian Perbatasan.

Baca juga: Palestina Peringatkan Dampak Kesepakatan Koalisi antara Netanyahu dan Ben-Gvir

Gantz juga memperingatkan keputusan Netanyahu yang dilaporkan untuk mengalihkan kendali Administrasi Sipil (badan Kementerian Pertahanan yang mengatur Tepi Barat yang diduduki) ke Kementerian Keuangan, di bawah ketua Zionisme Agama Bezalel Smotrich, akan menimbulkan kritik dari komunitas internasional bahwa Israel melakukan "pencaplokan de-facto".

"Pembongkaran kekuasaan pemerintah menjadi fragmen-fragmen kementerian berdasarkan kebutuhan politik dan pembongkaran kerangka kerja operasional di Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan merusak fungsi IDF dan polisi," ujar Gantz pada Jumat (25/11/2022).

"Tindakan Netanyahu adalah pengakuan bahwa perdana menteri yang sebenarnya adalah Ben-Gvir," papar dia.

Ketegangan baru antara Israel dan Palestina diperkirakan kembali muncul di era pemerintahan baru rezim Zionis itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved