Viral, Hakim Perempuan Ini Tampil Setengah Telanjang saat Sidang Virtual

Sabtu, 26 November 2022 - 03:48 WIB
loading...
Viral, Hakim Perempuan...
Vivian Polania, hakim perempuan di Kolombia, yang tampil setengah telanjang dan merokok di tempat tidur saat sidang pengadilan secara virtual. Foto/MEAWW
A A A
BOGOTA - Seorang hakim perempuan di Kolombia diskors tiga minggu setelah tampil setengah telanjang dan merokok di tempat tidur selama sidang pengadilan secara virtual.

Hakim bernama Vivian Polania (34) ini telah terkenal karena pernah berbagi foto cabul dirinya di media sosial.

Komisi Disiplin Yudisial di Norte de Santander memutuskan pada hari Selasa lalu bahwa Hakim Polania melanggar berbagai peraturan administratif. Demikian laporan outlet berita berbahasa Spanyol, Infobae, Jumat (25/11/2022).

Polania menjadi berita utama nasional minggu lalu ketika dia muncul dalam sidang pengadilan via Zoom dengan mengenakan pakaian dalam dan mengisap rokok di atas tempat tidur.

Baca juga: Klaim Ukraina dan Barat Meleset, Stok Rudal Rusia Ternyata Masih Banyak

Sidang yang digelar itu terkait dengan pemboman mobil yang menargetkan brigade tentara yang terjadi di kota Cúcuta pada Juni 2021.

Video tentang penampilan hakim setengah telanjang itu dengan cepat menjadi viral dan mendorong komite disiplin untuk meluncurkan penyelidikan terhadap penampilannya.

Komite Disiplin Yudisial dalam putusannya setebal 16 halaman mengatakan Polania mematikan kameranya selama hampir satu jam sebelum menyalakannya.

Putusan itu juga mengungkapkan bahwa dia berbaring di tempat tidur dalam keadaan "menyedihkan", tampak "acak-acakan dengan mata mengantuk", dan menyampaikan kata-kata yang tidak jelas.

Ketika seorang pengacara yang hadir di persidangan memberi tahu hakim bahwa kameranya telah dihidupkan, Polania dengan cepat mematikan perangkat tersebut.

Komite menyatakan keputusan untuk menempatkan Polania pada cuti tidak dibayar hingga Februari dibuat setelah diputuskan bahwa dia tidak layak untuk menjalankan tugasnya karena dia tidak menghormati para pihak di persidangan dan gagal mematuhi aturan berpakaian yudisial.

“Situasi seperti itu tidak konsisten dengan kepedulian, rasa hormat, dan kehati-hatian yang harus dimiliki oleh seorang hakim republik untuk menjalankan keadilan, yang menunjukkan kurangnya rasa hormat yang jelas dari pejabat tersebut,” bunyi putusan tersebut.

Polonia memecah kesunyiannya setelah skandal yang dipicu oleh video tersebut, menyangkal bahwa dia setengah telanjang dan mengeklaim bahwa dia harus berbaring selama persidangan karena dia menderita serangan kecemasan dan tekanan darah rendah.

Berbicara kepada Blu Radio, Polania mengatakan bahwa dia terlalu banyak bekerja, mengakibatkan masalah kesehatan mentalnya.

Dia juga mengeklaim bahwa dia telah lama diintimidasi oleh sesama hakim di Cúcuta dan diancam dengan tindakan disipliner karena caranya berpakaian.

Polonia sebelumnya diselidiki karena membagikan foto-foto cabul dirinya dalam pakaian bergaya BDSM dan pakaian dalam minim yang menampilkan 37 tatonya di halaman Instagram-nya. Akibatnya, akun Instagramnya yang memiliki 30.000 pengikut dinonaktifkan minggu ini.

Dalam sebuah wawancara dengan outlet berita Kolombia; Semana, hakim itu mengaku tidak tahan memakai celana panjang karena panas yang menyengat, jadi dia memilih untuk memakai celana pendek dan kaus, tetapi dia mengatakan itu membuat beberapa orang di sekitarnya tidak nyaman.

Pada saat yang sama dia menemukan CrossFit, dan mempraktikkan resimen kebugaran yang intens mengubah bentuk tubuhnya, jadi Polania beralih mengenakan gaun "panjang, elegan" untuk bekerja di Istana Kehakiman.

Tapi Polania mengatakan pilihan busana barunya juga dikritik karena terlalu seksi, dan dia didesak untuk mengenakan jubah yudisial.

"Saya bosan menyenangkan orang karena ketenangan pikiran saya," kata hakim tersebut.

Tidak terpengaruh oleh kontroversi video Zoom, Polania mengatakan dia tidak akan mengubah kepribadiannya untuk orang lain.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Ini Sosok Hakim Shin...
Ini Sosok Hakim Shin Jong-o, Perberat Vonis Eks Ibu Negara Korsel tapi Mendadak Tewas
Inilah 4 Perempuan Cantik...
Inilah 4 Perempuan Cantik di Balik Kartel Narkoba Terkejam, Salah Satunya Punya 3 Suami
Pesawat Hercules Bawa...
Pesawat Hercules Bawa 125 Orang Jatuh dan Meledak, Korban Tewas Jadi 66 Orang
Horor! Pesawat Militer...
Horor! Pesawat Militer Pembawa 125 Orang Jatuh dan Meledak, 8 Tewas
Daftar 6 Kartel Narkoba...
Daftar 6 Kartel Narkoba Paling Kejam di Dunia, dari Ladang Kokain Kolombia hingga Perang Berdarah di Meksiko
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved