Putin Akan Bertemu Ibu Tentara Rusia yang Berperang di Ukraina

Jum'at, 25 November 2022 - 17:12 WIB
loading...
Putin Akan Bertemu Ibu Tentara Rusia yang Berperang di Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan ibu tentara Rusia yang berperang di Ukraina. Foto/The Guardian
A A A
MOSKOW - Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin direncanakan bertemu dengan para ibu tentara Rusia yang bertempur di Ukraina pada hari ini, Jumat (25/11/2022). Perang di Ukraina adalah konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua dan telah memasuki bulan ke-10.

Menurut Amerika Serikat (AS), perang di Ukraina telah membunuh dan melukai puluhan ribu tentara di kedua sisi. Invasi Rusia ke Ukraina juga telah memicu konfrontasi terbesar antara Moskow dan Barat sejak krisis Rudal Kuba pada 1962.

Ratusan ribu tentara Rusia telah dikirim untuk berperang di Ukraina - termasuk lebih dari 300.000 pasukan cadangan yang dipanggil sebagai bagian dari mobilisasi yang diumumkan oleh Putin pada bulan September.

Baca: Ukraina: Vladimir Putin Berjuang untuk Hidupnya setelah Rusia Kalah di Kherson

"Menjelang Hari Ibu, yang dirayakan di Rusia pada hari Minggu terakhir bulan November, Vladimir Putin akan bertemu dengan para ibu prajurit yang berpartisipasi dalam operasi militer khusus," kata Kremlin dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Al Arabiya.

Kremlin mengatakan Putin akan bertemu dengan para ibu pasukan cadangan yang dipanggil untuk berperang serta tentara profesional angkatan bersenjata.

Putin mengatakan dia tidak menyesal meluncurkan apa yang dia sebut "operasi militer khusus" Rusia terhadap Ukraina dan menganggap perang itu sebagai momen yang menentukan ketika Rusia akhirnya melawan hegemoni Barat yang arogan setelah puluhan tahun dipermalukan sejak jatuhnya Uni Soviet tahun 1991.

Baca: Putin Putuskan Pemilik Kewarganegaraan Ganda Bisa Direkrut Jadi Tentara

Ukraina dan Barat mengatakan Putin tidak memiliki pembenaran atas apa yang mereka sebut sebagai perang pendudukan gaya kekaisaran. Ukraina mengatakan akan berjuang sampai tentara Rusia terakhir keluar dari wilayahnya.

Ukraina tidak mengungkapkan kerugiannya. Rusia terakhir mengungkapkan kerugiannya pada 21 September, ketika Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan 5.937 tentara Rusia telah tewas. Tapi angka itu jauh di bawah perkiraan kebanyakan dunia internasional.

Jenderal tertinggi AS pada 9 November memperkirakan bahwa Rusia dan Ukraina masing-masing melihat lebih dari 100.000 tentara mereka terbunuh atau terluka.

Baca: Eks Laksamana Amerika: Putin Seret AS ke Perang Dunia III Jika Rusia Gunakan Senjata Nuklir

(ian)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1452 seconds (11.210#12.26)