Jutaan Warga Melbourne Kembali Lockdown Karena Wabah Corona Meningkat

Kamis, 09 Juli 2020 - 03:12 WIB
loading...
Jutaan Warga Melbourne...
Kendaraan melintasi kompleks perumahan yang kembali lockdown di Melbourne, Australia. Foto/REUTERS
A A A
MELBOURNE - Kota terbesar kedua di Australia, Melbourne, kembali menerapkan lockdown mulai dini hari Rabu (8/7) hingga lima juta warga harus tetap di rumah selama enam pekan mendatang.

Semua orang hanya diperbolehkan keluar rumah untuk urusan yang penting. Lockdown kembali diterapkan untuk menghentikan kasus virus corona yang kembali meningkat.

Kepolisian berpatroli di kota itu dan membentuk pos pemeriksaan di jalan-jalan besar untuk menghentikan orang keluar ke sejumlah wilayah dan menyebarkan Covid-19. Saat ini Melbourne menjadi pusat pandemi corona di Australia dengan 860 kasus positif.

“Jendela untuk kebijaksanaan polisi sangat kecil dan ditutup saat ancaman bagi kesehatan dan keselamatan publik akibat pelanggaran arahan Kepala Kantor Kesehatan itu terlalu besar,” papar pernyataan kepolisian Victoria.

Sejumlah cafe, bar, restoran dan gym yang baru saja diizinkan buka kembali, kini ditutup lagi. Kepolisian tidak berkomentar tentang apakah orang akan dihentikan atau didenda mulai tengah malam.

Lockdown yang kembali diterapkan itu setelah penutupan perbatasan negara bagian tersibuk di Australia, antara Victoria dan New South Wales pada Selasa malam.

“Seluruh negeri tahu bahwa pengorbanan yang Anda lalui sekarang ini tidak hanya untuk Anda dan keluarga Anda sendiri, tapi ini untuk komunitas warga Australia yang lebih luas,” ujar Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison.

Morrison menyatakan dia akan membawa proposal untuk para pemimpin negara bagian dan wilayah agar memperlambat warga Australia dan penduduk tetap yang kembali dari luar negeri. (Lihat Infografis: X-44 Manta Saudara Kembar dari F-22 Raptor yang Berbeda Nasib)

Hanya dua kelompok yang diizinkan datang sejak Australia menutup perbatasan internasional pada Maret. (Lihat Video: Mempelai Pria Berikan Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air Saat Ijab Kabul)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Australia Lockdown Sampai...
Australia Lockdown Sampai 70% Warga Divaksin Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved