Kepala Pentagon: Rusia Miliki Senjata Mengesankan, tapi...
Senin, 21 November 2022 - 06:39 WIB
loading...
A
A
A
Austin juga mengatakan AS akan mendukung Ukraina selama konflik berlangsung, bersikeras bahwa hasilnya akan menentukan arah keamanan global di abad muda ini.
Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa NATO tidak akan terseret ke dalam apa yang dia gambarkan sebagai “krisis terburuk dalam keamanan Eropa sejak akhir Perang Dunia Kedua", kecuali jika Moskow menyerang salah satu negara anggotanya.
Austin mengeklaim bahwa aliansi militer NATO bersifat defensif, sambil mencatat bahwa Washington telah menambah jumlah pasukan AS yang ditempatkan di Eropa menjadi lebih dari 100.000 personel.
Beberapa dari pasukan itu telah dikerahkan ke Polandia. "Mewakili pasukan AS permanen pertama di Sayap Timur NATO,” kata Austin, yang dilansir dari Russia Today, Senin (21/11/2022).
Dia menyimpulkan dengan mengatakan bahwa prinsip dasar demokrasi dikepung di seluruh dunia. "Dan kepemimpinan AS-lah yang membantu membentuk tatanan internasional berbasis aturan pasca-Perang Dunia II, dan peran Washington tetap penting untuk mempertahankannya," imbuh dia.
Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa NATO tidak akan terseret ke dalam apa yang dia gambarkan sebagai “krisis terburuk dalam keamanan Eropa sejak akhir Perang Dunia Kedua", kecuali jika Moskow menyerang salah satu negara anggotanya.
Austin mengeklaim bahwa aliansi militer NATO bersifat defensif, sambil mencatat bahwa Washington telah menambah jumlah pasukan AS yang ditempatkan di Eropa menjadi lebih dari 100.000 personel.
Beberapa dari pasukan itu telah dikerahkan ke Polandia. "Mewakili pasukan AS permanen pertama di Sayap Timur NATO,” kata Austin, yang dilansir dari Russia Today, Senin (21/11/2022).
Dia menyimpulkan dengan mengatakan bahwa prinsip dasar demokrasi dikepung di seluruh dunia. "Dan kepemimpinan AS-lah yang membantu membentuk tatanan internasional berbasis aturan pasca-Perang Dunia II, dan peran Washington tetap penting untuk mempertahankannya," imbuh dia.
Lihat Juga :