Gedung Putih: Kekebalan untuk MBS Tak Ada Kaitannya dengan Hubungan AS-Saudi

Sabtu, 19 November 2022 - 19:00 WIB
loading...
Gedung Putih: Kekebalan...
Gedung Putih: Kekebalan untuk MBS Tak Ada Kaitannya dengan Hubungan AS-Saudi. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih membantah pihaknya berusaha untuk memuluskan hubungan bilateral yang tegang dengan Riyadh, ketika pengajuan pengadilan pemerintah Amerika Serikat (AS) baru-baru ini memberikan kekebalan kepada Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018.

"Penetapan hukum ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan manfaat kasus itu sendiri," kata juru bicara Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby, merujuk pada gugatan perdata terhadap putra mahkota dan warga Saudi lainnya oleh tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz.

Baca: MBS Sambangi Korsel, Kucurkan Investasi Rp471 Triliun di Bidang Energi dan Pertahanan

“Selain itu, tekad sama sekali tidak ada hubungannya dengan hubungan bilateral dengan Arab Saudi, yang seperti yang Anda tahu, tegang saat ini," lanjut Kirby, seperti dikutip dari AFP. Ia menunjuk pada dukungan Riyadh baru-baru ini untuk penurunan produksi minyak kartel OPEC, yang membuat marah Washington.

“Presiden Joe Biden telah sangat jelas, sangat vokal, tentang pembunuhan brutal dan biadab terhadap Tuan Khashoggi," kata Kirby.

Reaksi Gedung Putih muncul ketika Amnesty International mengecam pemerintahan Biden karena memberikan kekebalan kepada pangeran, menyebut tindakan itu "pengkhianatan yang mendalam."

Kelompok hak asasi juga mengkritik Riyadh karena menunjuk MBS sebagai Perdana Menteri dalam dekrit kerajaan, dalam sebuah langkah yang memicu saran bahwa dia ingin menghindari paparan dalam tindakan sipil yang diajukan oleh tunangan Khashoggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved